HABARI.ID, PEMPROV I Program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) 3 juta rumah layak huni gagasan prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, benar-benar direalisasikan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Hal ini terlihat dari keseriusan Pemerintah Provinsi Gorontalo menyambut dan merealisasikan penambahan kuota sebanyak 2000 unit, dari 4.066 unit menjadi 6.066 unit rumah dari Pemerintah Pusat.
Seperti yang dilakukan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, Rabu (05/08/2026) memantau progres pembangunan rumah layak huni dari program BSPS di Kecamatan Paguatm, Kabupaten Pohuwato.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail yang saat itu didampingi Kakanwil Pertahanan Provinsi Gorontalo dan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sulawesi sampaikan, program BSPS ini sangat bermanfaat untuk masyarakat kurang mampu.
“BSPS merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, untuk memperbaiki 3 juta rumah tidak layak huni menjadi hunian yang aman dan nyaman. Tahun ini Provinsi Gorontalo memperoleh alokasi pembangunan BSPS sebanyak 6.066 unit rumah bagi warga berpenghasilan rendah,” ungkap Gubernur Gorontalo.
Menurut Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto bukan hanya sebatas diatas kertas, Tetapi secara langsung dirasakan masyarakat kurang mampu.
“Kita patut bersyukur programnya bapak Presiden Prabowo Subianto untuk membangun tiga juta rumah turut dirasakan masyarakat Gorontalo. Bapak ibu juga harus bersyukur sudah memiliki sertifikat, itu modal penting,” kata Gubernur Gusnar.
Selain meninjau progres pengerjaan pembangunan rumah layak huni dari program BSPS tersebut, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail turut menyerahkan empat sertifikat tanah kepada masyarakat penerima manfaat.
“Sertifikat ini menjadi legalitas atas kepemilikan tanah dan bangunan yang dihuni bapak ibu. Semoga hunian ini memberikan mafaat besar untuk bapak dan ibu, pesan saya jangan di jual atau gadaikan sertifikatnya,” pungkas Gubernur Gorontalo.(bm/habari.id).






