Menjaga Indonesia

Vaksin Untuk Lansia Masih di Bawah Target, Kabupaten/Kota Diminta Proaktif

HABARI.ID I Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menghimbau pemerintah Kabupaten dan Kota untuk membuat inovasi baru dalam melakukan penyuntikan vaksin penangkal Covid 19, karena capaian vaksinasi di Provinsi Gorontalo baru menduduki peringkat ke delapan secara Nasional.

Idris menjelaskan cakupan vaksinasi bagi tenaga kesehatan dan non nakes di Provinsi Gorontalo sudah sangat baik atau mencapai 108 persen, kemudian bagi pelayanan publik hampir 90 persen dan bagi lansia baru mencapai 5 persen saja.

Sehingga diharapkan masing-masing kabupaten dan kota harus melakukan terobosan baru, jangan hanya menunggu di puskesmas, tapi langsung ke desa maupun kelurahan sekaligus sosialisasi vaksinasi bagi lansia.

“Para lansia ini harus segera di vaksinasi karena rentan terhadap penularan virus corona. Dalam waktu dekat ini kita akan lakukan monitoring lagi dari Provinsi Gorontalo,” ujarnya usai mengikuti rakor bersama Menteri Kesehatan RI, Senin (07/06/2021).

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr Yana Yanti Suleman mengatakan, meski capaian vaksinasi di Daerah masih rendah atau peringkat delapan dari 34 Provinsi, namun hal tersebut jauh lebih baik dari Provinsi lain.

“Gorontalo masuk dalam pencapaian vaksinasi yang tidak terlalu tinggi, dalam arti daerah-daerah yang sudah lebih dari 10 persen pelaksanaan vaksinasi itu menduduki peringkat satu sampai dengan enam,” jelas Yana.

Menurutnya, meski hasil vaksinasi di Gorontalo masih rendah, namun saat ini pihaknya terus menggenjod percepatan vaksinasi utamanya untuk tiga sasaran, yani tenaga kesehatan, pelayanan publik dan para lansia.

“Kami juga menghimbau bagi masyarakat agar tidak takut atau ragu terhadap khasiat dari vaksin ini, karena memang vaksin diberikan untuk penangkal virus corona dan meningkatkan kekebalan tubuh,” tutupnya. (sodiq/habari.id)