Menjaga Indonesia

UPT Perpustakaan UNG Teken PKS, Kembangkan Literasi dan Inklusi Sosial di Desa

HABARI.ID I Demi mewujudkan pengembangan literasi dan inklusi sosial di desa, UPT Perpustakaan UNG melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) dan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Gorontalo (15/10/2020).

Kepala UPT Perpustakaan UNG, Dr. Ismet Sulila, menyampaikan bahwa dalam penandatanganan ini disepakati beberapa program yang secara ril akan dilaksanakan pada tahun 2021. Program kerja tersebut diantaranya tentang inklusi sosial desa dan pengembangan pojok baca digital.

“Kami berkomitmen dalam membangun literasi di desa dengan bersinergi antara perguruan tinggi dan stakeholders yang ada baik di Kab/kota dan Provinsi. Hanya dengan membangun kerjasama pengembangan tata kelola perpustakaan dan profesi pustakawan akan berhasil,” kata Ismet.

dalam PKS Kata Ismet, disepakati bahwa UPT Perpustakaan UNG dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah se Provinsi Gorontalo akan menindaklanjuti program nasional perpustakaan di daerah.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Kerjasama dengan FPPTI akan diarahkan pada kebersamaan perpustakaan perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo sebagai bentuk kepedulian perpustakaan perguruan tinggi dalam membangun sumberdaya manusia di tingkat Desa.

Sedangkan kerjasama dengan IPI akan diarahkan pada peningkatan peran serta pustakawan dalam tata kelola perpustakaan desa.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, H. Sul A. Moito, ME menjelaskan bahwa MOU dan implementasi program tahun 2021 di desa merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian dan peran UPT Perpustakaan UNG dalam membangun literasi desa, apalagi hal ini sejalan dengan pencanangan UniversitasNegeri Gorontalo sebagai kampus kerakyatan.

Kedepan peran serta UPT Perpustakaan UNG sangat penting untuk mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia di desa dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar.

Sul menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan daerah telah melaksanakan program pembinaan pada 263 perpustakaan desa, diantaranya dengan memberikan bantuan buku sesuai kebutuhan perpustakaan desa.

Dengan adanya PKS yang dilaksanakan oleh UPT Perpustakaan UNG diharapkan peran perpustakaan di masyarakat dalam melaksanakan pembangunan sumberdaya manusiase makin kuat.(rls/fp/habari.id)