Thomas Mopili Nilai Pembersihan Eceng Gondok Di Danau Limboto Tak Efektif

oleh

HABARI.ID | Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo berharap pihak Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) Gorontalo merubah strategi dalam menangani persoalan gulma atau eceng gondok di Danau Limboto, Senin (10/01/2022).

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili menegaskan, anggaran untuk menggarap eceng gondok itu senilai Rp.28 miliar per tahun. Akan tetapi setelah dilakukan pembersihan, dalam jangka waktu dua bulan saja gulma tersebut masih tetap tumbuh subur.

“Maka kami minta alternatif lain,jangan hanya dibersihkan saja.Kalau hanya dilakukan pembersihan, maka dalam jangka waktu 10 sampai 20 tahun Danau Limboto ini hanya akan jadi cerita pengantar tidur buat anak-anak kita nanti,” ucap Thomas Mopili.

Thomas menjelaskan dana sebesar Rp.28 miliar itu nampaknya tidak begitu membekas dalam menangani masalah eceng gondok di Danau Limboto, namun setelah melibatkan pihak TNI sudah lebih lebih maksimal.

Aleg dari Partai Golkar ini mangakui jika masalah gulma ditangani oleh pihak TNI dalam hal ini Korem 133/Nani Wartabone bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

“Saya yakin lebih dari 100 persen kalau TNI yang kerja, karena tidak sama seperti kontraktor, kalau dilakukann TNI gampang mengawasinya,” ungkap Thomas. (Dik/Habari.id)

Baca berita kami lainnya di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.