Ketua DPD KNPI Pohuwato, Fardiyanto Mohi, tegaskan bahwa KNPI Pohuwato punya sikap khusus terhadap kondisi investasi pertambangan dan nasib masyarakat penambang di Bumi Panua tercinta.
Hal itu sebagaimana yang disampaikan Fardiyanto Mohi dalam Deklarasi Pemuda Panua sesuai dirinya dilantik sebagai Ketua KNPI Pohuwato periode 2026-2029.
“Deklarasi ini ditegaskan agar masyarakat dapat mandiri di sektor tambang dan hidup berdampingan secara harmonis dengan investasi perusahaan, selama tidak mengabaikan hak dan kepentingan masyarakat lingkar tambang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fardi menyampaikan bahwa KNPI Pohuwato juga berkomitmen mendampingi perjuangan masyarakat penambang dalam memperoleh hak tali asih atau bentuk kompensasi lainnya atas lahan yang telah dikelola secara turun-temurun, baik di dalam maupun di luar konsesi.
“Pertama, ikut mengawal percepatan izin pertambangan rakyat. Kedua, mendukung sepenuhnya investasi pertambangan oleh Merdeka Copper Gold (MDKA) beserta seluruh anak perusahaannya di Pohuwato, dengan tetap memperhatikan hak-hak masyarakat penambang,” ujarnya.
Pelantikan pengurus DPD KNPI Pohuwato yang berlangsung di taman pemuda itu dihadiri oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Gorontalo, Riyanto Ismail, Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam, Ketua Komisi III DPRD Pohuwato Nasie Giasi, Dandim 1313 Pohuwato, Kapolres Pohuwato, Kepala Kejaksaan Negeri Marisa, Ketua Baznas Pohuwato, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Turut hadir pula para Ketua KNPI kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Selain pelantikan, beberapa agenda lain yang dilaksanakan yakni penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DPD KNPI Pohuwato dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pohuwato, Dinas Pertanian Pohuwato. Serta, penyerahan santunan kepada puluhan kaum dhuafa yang bekerja sama dengan Baznas Pohuwato.







