Setelah Dita, ada Fahrudin Ketua KNPI Kota Gorontalo

oleh
Fahrudin F. Salilama, Sekretaris DPD KNPI Kota Gorontalo, juga Calon Ketua KNPI Kota Gorontalo.
banner 468x60

HABARI.ID I Gong Musda (Musyawarah Daerah) KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kota Gorontalo, sudah ditabuh. Sejumlah kandidat calon Ketua KNPI Kota Gorontalo mulai bermunculan, termasuk Fahrudin F. Salilama.

Sosok salah satu putra Tokoh Gorontalo, Fikram A.Z Salilama itu memang sangat dikenal aktif di berbagai organisasi baik masyarakat dan pemuda, serta memiliki jabatan strategis di struktur DPD KNPI Kota Gorontalo.

banner 468x60

Bahkan, berkat peran aktifnya di sejumlah organisasi baik sebagai Sekretaris DPD KNPI Kota Gorontalo, Ketua GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia).

Kemudian sebagai Ketua Pokmas, Ketua Karang Taruna Kecamatan Hulonthalangi dan Ketua e-Sport Kota Gorontalo, pria yang akrab disapa Didin ini banyak melahirkan inovasi.

Inovasi itu satu diantaranya, menciptakan lapangan kerja dan memfasilitasi pemuda di Kecamatan Hulonthalangi, mendapatkan pendidikan.

Tidak hanya itu saja, perannya dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat turut menuai apresiasi dari Pemerintah Daerah baik Pemerintah Kelurahan, Kecamatan sampai Pemerintah Kota Gorontalo.

Tidak terkecuali apresiasi dari Marten Taha, yang kala itu masih menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo dan membuka salah satu kegiatan berlangsung di Kemenag Kota Gorontalo.

banner 468x60

Marten Taha sampaikan, KNPI Kota Gorontalo adalah rumah bagi para pemuda di Kota Gorontalo, yang terus menciptakan iklim sejuk dalam berorganisasi tanpa ada catatan.

Marten sendiri saat itu, mengakui bahwa pelaksanaan roda organisasi KNPI Kota Gorontalo sangat baik, karena jauh dari isu-isu dualisme.

“Kondisi KNPI di Tanah Air ini bukan hanya dualisme, tetapi sudah empat. Tetapi di Kota Gorontalo, KNPI kita tidak ada hal demikian dan jangan sampai terjadi dualisme ..,”

“KNPI Kota Gorontalo harus tetap solid. Perjalanan KNPI di Kota Gorontalo selama ini sangat baik, mulai dari Ketua Nurhadi Taha, kemudian Dita Polapa, setelah Dita ada Fahrudin Salilama,” singkat Marten Taha dalam sambutannya saat itu.(bnk/habari.id).

Baca berita kami lainnya di


banner 468x60