HABARI.ID I Anggota DPR RI, Rusli Habibie, dan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, adalah dua Tokoh politik dan pemerintahan paling berpengaruh di Gorontalo sampai nasional, memiliki rekam jejak sebagai lokomotif pembangunan daerah. Berasal dari latar belakang dan karir yang berbeda, dua figur senior ini sama-sama didapuk sebagai Tokoh sangat peduli pada nasib rakyat termasuk sangat menghargai perjuangan Tokoh Nasional pendahulunya.
Momen peringatan hari kebangkitan Nasional tahun 2026 Rabu (20/05/2026) lebih dari sekedar simbol, tetapi mereka buktikan dengan meresmikan tiga nama Tokoh Nasional sebagai nama jalan, membangkitkan semangat masyarakat Kota Gorontalo agar tahu bahwa tiga Tokoh Nasional tersebut pernah membawa peradaban baru di Ibu Kota Provinsi Gorontalo tersebut, yang terus dilanjutkan Rusli Habibie dan Adhan Dambea.
Hal ini tentunya menandakan bahwa kedekatan Rusli Habibie dan Adhan Dambea, tidak hanya dalam dinamika politik Gorontalo. Tetapi kedua figur ini terlihat lebih akrab dalam bingkai kemajuan daerah Kota Gorontalo.
Ide dan gagasan pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru, sebelumnya dikampanyekan Adhan Dambea pada Pilwako lalu, bukan hanya sebatas omon-omon belaka. Tetapi sedikit lagi akan menjadi kenyataan, dan siap membawa peradaban baru terhadap Ibu Kota Provinsi Grontalo dan masyarakatnya.
Apalagi lokasi pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru itu, terletak di kawasan strategis Eks Terminal 42 Andalas yang bisa memberikan dampak baik dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat. “Sisah umur saya ini saya abdikan hanya untuk kepentingan daerah, masyarakat dan Agama Allah SWT,” begitu kata Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, diberbagai kesempatan.
Memang begitu gaya memimpin seorang Adhan Dambea, selalu meninggalkan Legacy untuk daerah dan masyarakat yang Ia pimpin. RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Otanaha Kota Gorontalo dan Gorontalo Mall, adalah Legacy yang ditinggalkan Adhan Dambea pada periode pertama Ia memimpin Kota Gorontalo.
Rusli Habibie yang diketahui sebelumnya pernah memimpin Provinsi Gorontalo selama Dua Periode dan kini menjabat Anggota DPR RI, sangat paham dan tahu betul bagaimana gaya Adhan Dambea memimpin daerah. Bahkan di tengah kontestasi Pilwako 2024 berlangsung, Rusli Habibie pernah berkata bahwa hanya Adhan Dambea yang mampu memimpin Kota Gorontalo dan masyarakatnya.
Perkataan Rusli Habibie saat itu terbukti sekarang ini, selama Adhan Dambea memimpin Kota Gorontalo pada periode kedua bukan hanya pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat yang meningkat. Tetapi Adhan Dambea mampu mengawal tuntas proyek nasional, yang telah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto belum lama ini.
Inilah sejumlah yang bisa menjadi alasan, kenapa Rusli Habibie sejak awal mendukung program kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo di bawah kepemimpian Adhan Dambea dan Indra Gobel. Rusli Habibie sebelumnya mengucurkan berbagai program untuk Pemerintah Kota Gorontalo. Mulai dari program di bidang lingkungan, Rusli Habibi sukses memperjuangkan pengadaan satu unit mobil dum truk sampah, getor sampah dan bantuan paket sembako untuk masyarakat.
Kini Rusli Habibie siap pasang badan, mendatangkan relasi dan jaringan yang Ia miliki di Pemerintah Pusat, untuk memuluskan pelaksanaan pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru. Tekad Rusli Habibie sangat paten, apalagi Ia sendiri sudah melihat seperti apa dan bagaimana desain Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru.
“Desainnya sangat bagus dan bisa menjadi ikon daerah. Lokasinya sangat strategis bisa memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat. Saya siap datangkan rekan-rekan investor di pusat, untuk berinvestasi di Kota Gorontalo terutama dalam pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru,” terangnya.
Dukungan Rusli Habibie terhadap Pemerintah Kota Gorontalo khususnya Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yakni dalam peresmian tiga nama Tokoh Nasional sebagai nama jalan di Kota Gorontalo. Bahkan Rusli Habibie sendiri, tidak tanggung-tanggung menceritakan sedikit silsila keluarga dari beberapa Tokoh Nasional tersebut.
“Saya mengulas sebentar sejarah keluarga ini, karena ini sering diperebutkan oleh orang Parepare, Bugis, dan Gorontalo. Tapi selama hidup, Habibie itu selalu mengatakan, saya bukan orang Parepare, saya orang Gorontalo, orang Kabila, bukan orang-orang Parepare. Jadi beliau (Almarhum BJ Habibie.red) Presiden ketiga RI itu betul-betul orang Gorontalo. Pak Zainal Mustapa Sidiki itu dokter. Pertama, jadi Kepala Rumah Sakit dan Kesehatan di Kabupaten Gorontalo ketika itu masih wilayah. Berikutnya, beliau karena suka di politik, terjun ke politik jadi pelopor Golkar pertama di kabupaten,” jelas Rusli.(bm/habari.id).







