Menjaga Indonesia

Ruangan dan Kursi Ini Milik Rakyat

HABARI.ID I Tidak sedikit yang keluar masuk di ruang itu, dan duduk di kursi istimewa yang ada di ruangan megah tersebut. Dari kalangan pejabat internasional, nasional, daerah, swasta, pelaku UMKM, seni sampai masyarakat biasa.

Meski dijaga ketat oleh aparat, tapi tak ada batasan bagi siapapun yang masuk ke ruangan tersebut, dan diperlakukan sepeti raja di dalam istana.

Ruangan dan kursi itu, bukan lain adalah aset negara yang diamanahkan kepada Rahmat Gobel, sebagai pejabat negara di tingkat pusat dengan jabatan Wakil Ketua DPR RI.

Bagi kalangan pejabat dan “orang besar”, hal biasa jika masuk dalam ruangan megah yang dilengkapi dengan fasilitas memadai. Tapi bagi kalangan tertentu seperti masyarakat biasa dan pelaku senin juga UMKM, itu hal yang sangat istimewa.

Perlakuan yang istimewa ini, dilakukan Rahmat Gobel kepada siapapun yang datang berkunjung dan menemuinya di ruangan yang terletak di Gedung Nusantara III tersebut.

“Saya hanya diberikan amanat oleh Allah SWT, untuk rakyat. Ruangan dan fasilitas termasuk kursi yang saya duduki, bukan milik saya, tetapi milik rakyat ..,”

“Ini hanyalah titipan Allah SWT, hanya sementara, artinya ada batas waktunya. Maka, semua yang diamanatkan kepada saya, harus saya manfaatkan untuk kebaikan semua orang ..,”

“Rakyat sudah mengamanahkan saya sebuah jabatan, maka ketika mereka datang kepada saya, wajib bagi saya untuk menghargai, menghormati dan melayani mereka,” ucap wakil rakyat yang akrab disapai Kakak RG itu, belum lama ini.

Bicara soal perlakuan Rahmat Gobel kepada semua orang, Eka Abdul katakan sosok RG adalah orang yang sangat menghargai orang lain. Siapapun dia, baik yang lebih muda atau lebih tua, sangat dihargai oleh RG.

“Beliau memang sosok yang sangat menghargai orang lain. Saya teringat, waktu Beliau berkunjung di salah satu daerah di Provinsi Gorontalo, dan bertemu dengan masyarakat petani. Beliau membungkukkan badan, sebagai penghormatan kepada petani ..,”

“Dan menurut saya, beliau begitu menjunjung tinggi sikap saling menghormati dan menghargai satu dengan lainnya ..,”

“Lihat saja, siapaun yang masuk di ruang kerjanya, dipersilahkan duduk di kursi jabatannya. Dan itulah sebuah penghormatan Beliau,” jelasnya.

Mikson Yapanto pun mengatakan demikian, bahwa Rahmat Gobel dikenal dengan sikapnya yang menghargai orang lain. “Beliau, tidak melihat usia. Masukan, kritikan dan saran beliau dengar dan sambut dengan baik ..,”

“Menurut saya, nilai setiap orang itu ada pada perilakunya kepada orang lain. Lihat saja, hampir semua kalangan sangat menghargai Beliau. Karena sikapnya ramah dan baik kepada orang lain,” singkatnya.(bnk/habari.id).