HABARI.ID, DEKOT I “Pak Wali Kota Gorontalo, Hi. Adhan Dambea ini, tidak bisa mendengar sedikitpun keluhan masyarakat. Pasti beliau tindak lanjuti, karena beliau paham kebutuhan masyarakat,” ujar Sucipto Kadir, Anggota Komisi III DPRD Kota Gorontalo, saat dimintai tanggapan secara terpisah Jumat (07/11/2025) melalui selular, tentang perbaikan empat ruas jalan oleh Dinas PUPR Kota Gorontalo.
Sucipto Kadir yang merupakan Aleg Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Gorontalo itu jelaskan, kebijakan yang diambil Wali Kota Gorontalo, Hi. Adhan Dambea sudah sangat tepat. Karena menurut Sucipto Kadir, jalan yang rusak saat ini sudah selesai diperbaiki Dinas PUPR Kota Gorontalo, merupakan askes masyarakat untuk beraktivitas.
“Kami dari Komisi III DPRD Kota Gorontalo sebagai mitra kerja Dinas PUPR Kota Gorontalo, tentunya mengapresiasi atas kinerja instansi terkait, yang peka terhadap kebutuhan masyarakat dan kebijakan pimpinan daerah. Artinya, persoalan yang muncul di tengah masyarakat, bukan hanya tersampaikan ke tingkat eksekutif dan legislatif, tetapi terkoordinasi dan direalisasikan dengan baik,” jelas Sucipto.
Sementara itu, Kadis PUPR Kota Gorontalo Hj. Meidy N Silangen jelaskan, empat ruas jalan yang diperbaiki diantaranya jalan Kasuari, Sudirman, Lupoyo, dan Jalan Sawit.
“Untuk Jalan Jenderal Sudirman, Lupoyo, Kasuari dan Sawit sudah selesai dilaksanakan,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Meydi N. Silangen.
Menurutnya, perbaikan jalan yang dilaksanakan pihaknya merupakan instruksi Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel yang selalu memprioritaskan kepentingan publik.
Dalam arahan itu, lanjut Meydi, penanganan jalan rusak disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. “Sesuai perintah Pak Wali dan Wawali, kita identifikasi mana jalan rusak yang harus diprioritaskan ..,”
“Dan sebagaimana disampaikan Pak Wali, jalan rusak yang mencapai 90 persen akan diupayakan diperbaiki sebelum masa pemerintahannya berakhir,” ungkap Meydi.
Diungkapkan Meydi, proyek perbaikan salah satu infrastruktur ini, dibiayai oleh dana alokasi umum (DAU) tahun 2025 yang jumlahnya kurang lebih Rp. 1,5 miliar.
“Kami berharap, dengan selesainya pekerjaan pemeliharaan jalan ini, aktivitas warga semakin lancar atau tidak terganggu lagi,” pungkasnya.(bm/habari.id).






