Menjaga Indonesia

Pulihkan Ekonomi, Pemprov Dorong Pengembangan Sektor Wisata

HABARI.ID | Pemprov Gorontalo akan mengandalkan sektor perekonomian untuk memulihkan perekonomian di era normal baru ini. Untuk mewujudkan hal itu, Pemprov akan mendorong pengembangan sektor wisata.

Ini sebagaimana disampaikan Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki ketika menjadi narasumber diskusi fokus yang dilaksanakan Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Gorontalo, Senin (30/11/2020).

“Untuk pemulihan ekonomi akan Kita lakukan dengan mendorong pengembangan pariwisata era tatanan hidup baru, inisiasi geopark Gorontalo, serta peningkatan pendapatan asli daerah, investasi..,”

“Termasuk memanfaatkan skema pinjaman melalui program PEN dengan bunga nol persen,” ungkap Budi.

Ia mengatakan, selain mendorong pengembangan sektor wisata, strategi yang dilakukan adalah mendorong pertumbuhan ekonomi di antaranya melalui program hilirisasi, ekonomi digital, dan pendayagunaan sumber daya alam.

Sebelumnya, Wagub Gorontalo Idris Rahim yang membuka kegiatan itu mengatakan, pandemi Covid-19 telah berpengaruh pada melambatnya pertumbuhan ekonomi baik secara nasional maupun daerah.

Diungkapkannya, pada Triwulan I tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Gorontalo masih berada pada angka positif. Tetapi setelah Triwulan II mengalami pertumbuhan negatif 2,97 persen dan Triwulan III negatif 0,07 persen.

“Oleh karena itu sejak awal pandemi ini Pemprov Gorontalo segera mengambil langkah strategis dengan melakukan refocussing dan realokasi anggaran untuk penyediaan sarana prasarana kesehatan, program Jaring Pengaman Sosial, serta stimulus ekonomi bagi sektor UMKM,” ungkap Idris.

Idris mengutarakan, dalam rangka pemulihan ekonomi dan menjaga stabilitas daerah, pemerintah telah menetapkan program strategis yang akan didanai melalui APBN dan APBD tahun anggaran 2021.

Di mana anggaran pemerintah akan tetap difokuskan pada empat sektor, yakni kesehatan, Jaring Pengaman Sosial, pemulihan ekonomi, serta reformasi struktural.

“Bapak Presiden telah menginstruksikan agar belanja pemerintah harus segera direalisasikan karena masih menjadi penggerak utama perekonomian kita…,”

“Begitu pula untuk lelang harus dilakukan segera dilaksanakan, termasuk bantuan sosial yang harus segera disalurkan sejak awal Januari 2021,” terang Idris.(fp/habari.id)