HABARI.ID I Diawal Semester Dua tahun ini capaian PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) masih rendah, di Kabupaten Gorontalo Utara. Senin (19/07/2021) Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu minta kepada instansi terkait, untuk memacu progra pendaftaran sertifikat tanah gratis.
Ia jelaskan, dari 10226 bidang tanah yang terukur di 8 Kecamatan melalui program PTSL, masih ada 6367 bidang tanah yang belum tersertifikat.
“Kita evaluasi dan ternyata kita masih jauh target, ini program pemerintah pusat yang penting bukan sekedar mencapai target ..,”
“Tapi juga bidang-bidang tanah di Gorontal Utara itu sudah bersertifikat,” ungkap Orang Nomor Dua di Kabupaten Gorontalo Utara itu.
Sertifikat gratis yang merupakan program Pemerintah Pusat bertajuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ini, sudah digelar sejak tahun 2018 secara nasional.
Dimana dari 11 kecamatan di Gorontalo Utara ada 8 Kecamatan prioritas yang masuk pada program nasional, di bawah Intruksi Presiden No 2 tahun 2018 tersebut.
“Delapan Kecamatan itu yakni, Kwandang, Gentuma Raya, Atinggola, Anggrek, Sumalata, Sumalata Timur, Kepulauan Ponelo, dan Tomilito ..,”
“Jadi nanti pada hari Kamis ini, serentak di 8 Kecamatan akan kita gelar pertemuan dengan tim BPN, untuk mengajukan data-data dan bidang tanah dalam sebaran datanya,” jelasnya.
Dari hasil data capaian per Kecamatan pada bulan Juli tahun ini, Kecamatan Penelo Kepulauan berada di urutan pertama dengan capaian 63 persen dari 946 bidang tanah.
Dan Kecamatan Atinggola menempati urutan terendah dengan capaian 0 persen, dari 65 bidang tanah yang ditargetkan. Sedangkan untuk 6 kecamatan lainnya rata-rata mencapai angka 40, sampai 50 persen.
“Kita harus penuhi target, agar nanti tahun depan kita bisa dapat lagi kuota untuk program ini, karena masih ada 3 Kecamatan yang belum dapat,” ungkapnya.(wi/habari.id).