PGRI Harus Segera Identifikasi Problem Guru

oleh
Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo saat berpose bersama Ketua PGRI Provinsi Gorontalo, Ketua dan Pengurus PGRI Kabupaten Gorontalo usai pelantikan, Sabtu (16/11/2019)

HABARI.ID I Peran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), erat kaitannya dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan. Bersama-sama pemerintah, PGRI bisa mendorong peningkatan kualitas para guru dalam berbagai aspek.

Dan sebagai organisasi yang menaungi para guru, PGRI — khususnya PGRI kabupaten Gorontalo — harus segera mengidentifikasi problem yang ada sekaligus mencarikan solusinya.

“Kita akan terus mendorong peran dan fungsi PGRI sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan …,”

“Pasca pelantikan ini, PGRI Kabupaten Gorontalo harus mengecek masalah yang ada,” kata Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo yang diwawancara usai Pelantikan Pengurus PGRI Kabupaten Gorontalo, Sabtu (16/11/2019).

Sepintas, mantan Rektor itu mengidentifikasi beberapa problem yang harus bisa diselesaikan oleh PGRI Kabupaten Gorontalo.

“Kalau saya, identifikasinya adalah; pertama, kualifikasi guru. Masih ada yang belum sarjana; kedua, kompetensinya. Ini juga harus terus kita dorong …,”

“Ketiga, kesejahteraannya, terutama guru-guru honor. Dan yang keempat adalah, kaitannya dengan penguasaan IT mereka. Guru juga harus bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman,” kata Nelson.

Hal penting lainnya yang juga perlu dilakukan oleh PGRI Kabupaten Gorontalo, adalah penataan dan pemberdayaan organisasi hingga ke tingkat ranting.

“Untuk penataan organisasi ini, pemerintah berharap sesegera mungkin dilakukan dalam waktu sampai tiga bulan ke depan,” kata Nelson.

Penataan organisasi sangatlah penting agar peran PGRI benar-benar masif dalam rangka pengembangan kualitas guru, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.(dwi/habari.id)

 

Baca berita kami lainnya di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.