Pemda Pohuwato Genjot Proses Digitalisasi Transaksi Non Tunai

oleh

HABARI.ID – Pemda Pohuwato menginisiasi pemberlakuan transaksi non tunai menggunakan uang elektronik (E-Money) menggunakan aplikasi quick response Indonesia standard (QRIS) Untuk percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah lebih pada penyelamatan, dan pencegahan kebocoran uang negara, mempermudah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Hal itu sebagaimana yang terungkap saat pelaksanaan high level meeting tim percepatan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) yang dibuka Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga di Ballroom Gedung Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, pada Rabu (27/07/2022).

Dalam sambutannya, Bupati Saipul menjelaskan jika kegiatan itu merupakan forum tertinggi untuk menghasilkan rekomendasi sebagai panduan kerja TP2DD dalam upaya pemda mendorong transformasi digital di Kabupaten Pohuwato khususnya transaksi penerimaan pendapatan.

“Terkait pelaksanaan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah adalah sebagai tindaklanjut dari Keputusan Presiden RI Nomor 3 Tahun 2021 tentang satuan tugas percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Dimana, saat ini Pemda Pohuwato telah membentuk tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah melalui keputusan Bupati Pohuwato Nomor 254/4/VII/2021 yang diketuai langsung bupati, dan sekda sebai ketua pelaksana, serta beranggotakan sebagian besar kepala-kepala OPD, tujuannya untuk mempercepat elektronifikasi, transaksi di Kabupaten Pohuwato,” jelas Saipul.

Selain itu, Bupati Saipul juga meminta adanya keseriusan secara bertahap dan sistimatis dari seluruh tim TP2DD untuk memastikan semua rencana aksi implementasi 2021-2025 dapat dilaksanakan tepat waktu bahkan lebih cepat.

“Untuk Bank SulutGo selaku bank FKUD dapat segera menyiapkan sistim yang dapat diintegrasikan dengan sistim penerimaan pajak dan retribusi dari Prmda Pohuwato sekaligus kanal-kanal pembayaran digital. Kepada pihak BI, kami mohon dukungan dan bimbingannya, kami berkomitmen secara penuh untuk menerapkan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah yang akan menciptakan efisiensi dan efektivitas belanja serta optimalisasi penerimaan pendapatan daerah,” pungkasnya.

Kegiatan itu sendiri turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Ronny Widijarto Purubaskoro, Direktur PT. Buana Media Teknologi, Augustinus Harya Wirasma, serta perwakilan Pimpinan Bank SulutGo Cabang Marisa, dan sejumlah pimpinan OPD Pohuwato. (Mg/habari.id)