Pelantikan 1.834 PPPK Kota Gorontalo: Dari Tes Mengaji Sampai Tangis Suka Cita

oleh
oleh
Istimewa.

HABARI.ID, KOTA GORONTALO I Pelantikan sebanyak 1.834 PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Kota Gorontalo, Rabu (29/10/2025) pagi seketika membuat Lapangan Taruna Remaja menjadi lautan biru. 

Diatas lahan paving block seluas 13.327,55 m2 itu, mereka berdiri rapi bahagia menjemput hasil dari perjalanan panjang pengabdian untuk masyarakat dan negara. Tak ada yang membedekan mereka baik dari status dan golongan, yang ada hanya satu kesatuan, yakni Korps Pegawai Republik Indonesia lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. 

Meski secara resmi sebagai PPPK Kota Gorontalo mental spritual mereka tetap diperkuat, sebagai benteng dalam menjalankan tugas abdi masyarakat dan negara. Sebab status PPPK bukanlah akhir dari pengabdian, tetapi awal dari perjalanan baru sebagai PPPK.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo, Mulky Datau katakan, sebanyak 1.834 PPPK ini diantaranya PPPK Penuh Waktu 22 orang dan sisanya 1.812 orang PPPK Paruh Waktu. 

“Kami bersyukur Alhamdulillah sebanyak 22 PPPK Penuh Waktu dan 1.812 PPPK Paruh Waktu sudah dilantik oleh Bapak Wali Kota Gorontalo. Ini sebuah momen penting dan bahagia bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo,” ujarnya. 

Penguatan mental spritual melalui tes mengaji, sampai dengan tangis suka cita mewarnai momen pelantika 1.834 PPPK Kota Gorontalo tersebut. Wali Kota Gorontalo, Hi. Adhan Dambea sendiri, megingatkan bahwa sumpah janji sudah diucapkan ribuan PPPK itu bukan seremonial apalagi formalitas belaka. 

“Sumpah itu jangan main-main. Kalau dilanggar, akibatnya akan dirasakan sendiri. Allah tahu apa yang diucapkan dan apa yang ada di hati. Kalau sudah berjanji mengabdi untuk rakyat, jangan berubah-ubah. ASN harus konsisten dan bekerja sungguh-sungguh,” terang Wali Kota Gorontalo.

Kedisiplinan, integritas dan konsisten seluruh aparatur Pemerintah Kota Gorontalo menjadi salah satu penekanan penting, yang Ia tegaskan dalam pelantikan tersebut. 

Bahkan Ia sampaikan, Ia akan terus melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke seluruh Kecamatan, Kelurahan dan OPD. “Saya akan turun langsung melihat disiplin dan semangat kerja aparat. Jangan hanya rajin di awal, tapi lemah dalam pelaksanaan,” pungkasnya.(bm/habari.id).

Baca berita kami lainnya di