Menjaga Indonesia

Moch. Nur Arifin: Prigi Bakal Jadi Kota Masa Depan Trenggalek 

Kampanye di Kecamatan Watulimo

HABARI.ID, TRENGGALEK I Bupati non aktif, Moch. Nur Arifin terus mendapat dukungan dari masyarakat Kabupaten Trenggalek, tidak terkecuali masyarakat di dusun Jurang Mangu, Desa Prigi dan dusun Sumber, Desa Prigi, kecamatan Prigi, Trenggalek.

Mochamad Nur Arifin tiba di Kampung Jurang Mangu, untuk memenuhi jadwal kampanyenya sesuai yang ditetapkan oleh KPU kabupaten Trenggalek.

Nur Arifin tiba di lokasi bersama timnya dengan mengenakan baju kas paslon nomor 2 kemeja putih dengan celana hitam dan bertemu masyarakat setempat.

“Kami percaya hari ini pertemuan yang dituntun oleh Alloh SWT bukan pertemuan sembarangan. Oleh karena itu, kami datang kesini tidak berjanji muluk-muluk, kami mohon Do’a restu dan dukungannya,” ujar Nur Arifin, Jumat (23/10/2020).

Tasmiran (59), tokoh masyarakat dusun, Jurang Mangu, Desa Prigi, menyampaikan kepada masyarakat untuk memilih dengan hati nurani dan jangan terlena dengan iming-iming uang.

“Harapan kami nantinya jika Mas Ipin kembali menjadi Bupati Trenggalek, kawasan Jurang Mangu yang tiap musim penghujan banjir, dapat diatasi. Kami yakin Mas Ipin – Syah mampu merealisasikan,” ucap Tasmiran.

Tasmiran menambahkan, kami benar-benar salut sama kinerja beliau (Mas Ipin) , yang tak kenal lelah untuk memajukan kabupaten Trenggalek

“Mas Ipin itu sangat peduli untuk pengembangan pariwisata, khususnya kawasan wisata untuk anak-anak sudah dibangun, sebab di kawasan Prigi mayoritas masyarakat menggantungkan hidupnya dari pariwisata dan nelayan,” terangnya.

Mochamad Nur Arifin saat menanggapi permintaan masyarakat tersebut mengatakan semua aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi perhatiannya.

“Apapun yang diminta oleh rakyat itu merupakan kontrak politik ketika kami sudah duduk. Untuk kawasan terbebas dari banjir itu merupakan program pemerintah jadi tetap akan ditindaklanjuti,” terang Nur Arifin.

Selanjutnya Mochamad Nur Arifin dalam kampanyenya mengunjungi tokoh masyarakat, Muhani (45) di Dusun Sumber, Desa Prigi.

Di tengah-tengah warga, Nur Arifin menyampaikan, bahwa proyek pembangunan jalur Pantai Selatan (Pansela) di kabupaten Trenggalek mulai dikerjakan. Bagian jalan tersebut merupakan ruas Trenggalek-Tulungagung.

Moch. Nur Arifin
Bupati non aktif, Mochamad Nur Arifin saat kampanye di dusun Sumber, Desa Prigi, kecamatan Watulimo, Jum’at (23/10/2020).[foto_istimewa]
Selain Pansela, kata Nur Arifin, Trenggalek juga punya rest area yang menghadap langsung ke pantai Popoh di Tulungagung dan Prigi di Trenggalek.

“Pembangunan jalan Pansela ruas ini nantinya akan menjadi titik awal sejarah, Teluk Prigi menjadi poros perekonomian baru,” kata suami Novita Hardini ini.

Mas Ipin, sapaan akrab Moch. Nur Arifin, menambahkan, Teluk Prigi memiliki potensi lokal yang luar biasa, seperti perkebunan hutan, hasil perairan tangkap maupun budidaya, sektor pariwisata yang menjadi unggulan kabupaten Trenggalek juga akan semakin mudah diakses dengan adanya jalan Pansela tersebut.

Dengan adanya jalan Tol yang semakin dekat menghubungkan bandara baru di Kediri hingga Tulungagung, dan pelabuhan niaga Nusantara yang menjadi pintu masuk akses dari arah laut, maka kawasan Prigi akan menjadi pusat perekonomian baru.

“Jadi, kawasan Prigi kedepan akan menjadikan pesisir selatan pusat perekonomian baru. Sehingga kalau ingin melihat kota Trenggalek di masa depan, lihatlah Prigi di Kecamatan Watulimo,” ujarnya.

Nur Arifin berharap, warga di kecamatan Watulimo dapat menangkap peluang emas ini, sehingga ketika pembangunan jalannya selesai ada multiplier effect yang bisa diterima oleh masyarakat.(Sar/habari.id)