HABARI.ID, PEMPROV I Perjalanan menjelajahi Gorontalo sepertinya belum usai dilakoni kontingen PENAS XVII Petani dan Nelayan, asal Muaro Jambi. Di tengah mengikuti rangkaian kegiatan PENAS XVII Petani dan Nelayan, kontingen Muaro Jambi menyempatkan diri mendatangi cagar budaya di Gorontalo yakni Benteng Otanaha.
Luthfi Noor, seorang dari rombongan kontingan PENAS XVII Petani dan Nelayan tahun 2026 asal Muaro Jambi sampaikan, widya wisaya yang dilakukan Selasa (23/06/2026) di beberapa cagay budaya Gorontalo.
“Diantaranya Benteng Otanaha, cagar budaya yang di bangun pada tahun 1525 oleh Raja Ilato. Kami sangat senang, karena bisa tahu apa dan maksud dibangunnya Benteng Otanaha ini, yakni memperkuat pertahanan dari serangan musuh,” ungkapnya.
Yang tidak kalah menarik lagi lanjut Luthfi Noor, cagar budaya tersebut mempunyai sebanyak 345 anak tangga yang merupakan benteng bersejarah dan termasuk cagar budaya tertua. “Membanggakan lagi, dari atas Benteng Otanaha kami bisa menikmati pemandangan yang indah Danau Limboto,” paparnya.
Terkahir Luthfi Noor katakan widya wisata yang dilakukan kontingen asal Muaro Jambi, menjadi sebuah pembelajaran untuk anak-anak dan generasi muda Muaro Jambi.
“Perjalanan kami menjelajahi cagar budaya Gorontalo, tentu akan menjadi sebuah pembelajaran dimana akan kami ceritakan kepada anak-anak kami serta generasi muda di Muaro Jambi,” pungkasnya.(bm/habari.id).







