HABARI.ID, PEMPROV – Wakil Gubernur Idah Syahidah, membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia, Rabu (11/2/2026) diaula kantor BI Gorontalo. Dengan mengusung tema “Swasembada dan Hilirisasi Pangan di Sulampua”, Rakorwil ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antar wilayah guna mendorong ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Wagub Idah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi kawasan Sulampua yang relatif tinggi pada tahun 2025. Khusus wilayah Sulawesi tercatat tumbuh sebesar 6,23 persen year-on-year, lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya di Indonesia. Sementara itu, Provinsi Gorontalo mencatat pertumbuhan sebesar 5,71 persen, melampaui angka nasional dan menjadi capaian tertinggi sejak masa pandemi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan bagian dari program prioritas nasional dalam Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia. Menurutnya, swasembada pangan harus dipandang secara utuh sebagai upaya membangun ketahanan pangan dari hulu hingga hilir, yang sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, pemberdayaan UMKM, serta penyerapan tenaga kerja lokal.
“Rakorwil Sulampua hari ini menjadi sangat penting dan strategis. Dari Gorontalo, kita berharap lahir kebijakan dan langkah aksi konkret untuk meningkatkan produktivitas komoditas pangan lokal di setiap wilayah, serta memperkuat sinergi antar daerah secara adil dan saling menguntungkan,” katanya.
Idah juga menyampaikan kebanggaannya atas ditunjuknya Bank Indonesia Gorontalo sebagai tuan rumah Rakorwil Sulampua. Ia berharap ide dan rekomendasi yang dihasilkan dari pertemuan ini dapat memberikan dampak positif terhadap percepatan hilirisasi pangan di masing-masing provinsi.
Rakorwil ini diikuti oleh kepala daerah se-Sulampua secara daring dan dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan selaku Koordinator Wilayah Sulampua, Kepala Grup Ekonomi dan Keuangan Hijau Departemen Ekonomi Bank Indonesia, Kepala Perwakilan BI Gorontalo, serta para narasumber terkait lainnya.(adv/habari.id)






