Kadisdik Pohuwato Paparkan Hasil TKA dan Tantangan Anak Tidak Sekolah pada Momentum Hardiknas 2026

oleh

Di sela pencanangan festival pendidikan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknasbud) Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad, menyampaikan laporan terkait tahapan evaluasi pendidikan yang tengah berlangsung di daerah tersebut.

Penyampaian itu dilakukan saat kegiatan pencanangan festival lomba seni, olahraga, serta kompetensi guru melalui karya ilmiah oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, yang berlangsung di halaman Kantor Diknasbud Pohuwato, Selasa (28/04/2026).

Arman mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan baru saja menyelesaikan salah satu tahapan ujian bagi siswa tingkat SD dan SMP, yakni Tes Kemampuan Akademik (TKA). Menurutnya, TKA merupakan instrumen untuk mengukur mutu pendidikan siswa secara individual.

“Setelah rangkaian kegiatan Hardiknas ini, akan dilanjutkan dengan ujian asesmen yang menjadi instrumen kelulusan. Jadi di sekolah terdapat dua jenis ujian, yakni TKA untuk mengukur kemampuan individu siswa dan asesmen jenjang akhir yang menilai kemampuan siswa sekaligus lembaga pendidikan secara keseluruhan,” jelas Arman.

Ia menambahkan, asesmen akhir akan menjadi penentu kelulusan siswa, sementara TKA berfungsi sebagai tolok ukur mutu yang juga menjadi salah satu prasyarat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Pada kesempatan tersebut, Arman juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, khususnya para guru, untuk berperan aktif dalam menghadapi tantangan pendidikan di Pohuwato. Ia menyoroti masih tingginya angka anak tidak sekolah (ATS) di daerah tersebut.

“Kami berharap dukungan dari seluruh guru untuk bersama-sama mengatasi tantangan ini. Mari kita gaungkan gerakan ‘Ayo Kembali ke Sekolah’ agar angka anak tidak sekolah dapat ditekan, sehingga Pohuwato siap mencetak generasi sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.

Selain itu, Arman turut memaparkan data sumber daya aparatur di lingkungan Diknasbud Pohuwato. Ia menyebutkan bahwa jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di bawah naungan dinas tersebut mencapai 2.177 orang, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu.

“Kurang lebih setengah dari total PNS di Kabupaten Pohuwato berada di Dinas Pendidikan,” pungkas Arman di hadapan unsur Forkopimda dan jajaran guru yang hadir.

Baca berita kami lainnya di