HABARI.ID, PEMPROV I Musyawarah Daerah (Musda) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gorontalo, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail harapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pembangunan dan perekonomian daerah.
Dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda V perlu segera dimulai agar seluruh rangkaian agenda dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan terbaik bagi Gorontalo.
Ia juga mengungkapkan kisah perjalanan politik dan pemerintahan bersama sejumlah tokoh Gorontalo sebagai bagian dari refleksi dan pembelajaran bagi generasi penerus.
Menurutnya, dinamika politik dan kepemimpinan di Gorontalo telah berlangsung melalui berbagai tahapan, termasuk pengalaman ketika dirinya bersama sejumlah tokoh mengikuti kontestasi politik hingga kemudian berada dalam satu panggung.
“Ini bukan kali pertama terjadi. Semua sudah dilakoni. Pada akhirnya, hasil kerja kita yang akan dinilai dan ditunggu oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Kadin sangat penting dalam membuka peluang investasi dan kerja sama bagi Gorontalo. Menurutnya, pemerintah memiliki jalur melalui kementerian dan lembaga negara, sementara dunia usaha memiliki peran strategis dalam membuka jalur investasi dan menggerakkan sektor ekonomi.
“Kalau kami ke Jakarta untuk berjuang mendapatkan peluang-peluang untuk Gorontalo, jalurnya adalah kementerian. Tetapi ada satu jalur, yaitu dunia usaha, yang harus kita buka lebih lanjut. Di situlah peran Ketua Kadin Gorontalo akan memainkan peran yang sangat penting,” katanya.
Sejumlah potensi ekonomi daerah turut disorot, salah satunya pengembangan rumput laut. Ia menyebut adanya peluang pengembangan industri rumput laut dengan target produksi hingga 100 ribu ton per tahun.
Untuk mewujudkan hal tersebut, menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan APBD. Dibutuhkan keterlibatan sektor swasta dan pengusaha sebagai pihak yang mampu menggerakkan investasi sekaligus membangun industri pengolahan.
Selain rumput laut, sektor peternakan juga dinilai memiliki prospek besar. Ia mengungkapkan adanya peluang pengembangan sapi di Gorontalo, termasuk pembangunan rumah potong hewan dan penguatan jaringan pemasaran antardaerah.
Selama ini, pemasaran sapi dari Gorontalo ke Kalimantan Timur disebut telah berjalan dengan pengiriman sekitar 500 ekor setiap dua minggu. Bahkan, pemerintah pusat disebut telah menyiapkan kapal feri yang dimodifikasi menjadi kapal ternak untuk mendukung distribusi sapi dari Gorontalo.
Potensi lain yang disebut adalah hilirisasi sektor peternakan ayam. Menurutnya, kerja sama antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Danantara dapat menjadi bagian dari upaya membangun industri tersebut.
Namun, ia menekankan pentingnya membangun ekosistem usaha yang memberikan ruang besar bagi masyarakat. “Ekosistemnya harus ada kesepakatan. Saya bilang 70 persen pemerintah provinsi yang mengatur dan 30 persen Danantara. Artinya, 70 persen itu adalah rakyat atau publik. Di situlah teman-teman Kadin bisa berkiprah dengan baik,” jelasnya.
Ia juga menyoroti peluang sektor pariwisata dan transportasi, khususnya jika Bandara Djalaluddin Gorontalo dapat dikukuhkan sebagai embarkasi haji. Menurutnya, selain menunggu realisasi embarkasi haji, terdapat peluang untuk membuka penerbangan langsung dari Gorontalo bagi jamaah umrah. Ia menyebut berdasarkan data tahun 2024 terdapat lebih dari 3.000 jamaah asal Gorontalo yang berangkat melalui Makassar maupun daerah lain.
“Jika sebagian perjalanan tersebut dapat dilakukan langsung dari Gorontalo, maka akan terbuka peluang ekonomi baru bagi daerah. “Bayangkan kalau ini berangkat dari Gorontalo. Inilah peluang-peluang yang harus kita lihat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tugas untuk memberikan arah dan membuka peluang, sementara pelaksanaan dan pengembangan investasi membutuhkan peran aktif dunia usaha. “Tugas pemerintah adalah memberi harapan dan membuka peluang. Eksekutornya ada di dunia swasta,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap Kadin bersama para pelaku usaha di kabupaten, kota, dan tingkat provinsi dapat menjadi motor penggerak perekonomian serta poros utama pembangunan ekonomi Gorontalo.
“Begitu besar harapan ini. Mudah-mudahan Musda V ini akan berjalan dengan lancar dan menghasilkan langkah-langkah terbaik untuk Gorontalo,” pungkasnya.(bm/habari.id).






