HABARI.ID, PEMPROV | Gubernur Gusnar Ismail mengajak warganya untuk menyukseskan dengan cara menerima dan memberi jawaban yang jujur. Ini diungkapkan Gusnar saat menjadi memimpin apel siaga Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Gorontalo, yang diikuti pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi dan kabupaten/kota serta ratusan petugas lapangan, Senin (15/6/2026).
Bagi Gusnar, sensus ekonomi bukan sekedar angka-angka dan agenda statistik. Sensus ini menjadi bagian penting dari pembangunan nasional dan daerah. “Karena sesungguhnya di balik setiap angka statistik ada cerita tentang masyarakat, cerita tentang pelaku usaha, tenaga kerja dan keluarga yang menggantungkan harapan pada aktivitas ekonomi yang mereka jalankan,” ujarnya.
BPS Gorontalo menurunkan 1.254 petugas lapangan untuk mendata secara langsung dari rumah ke rumah. “Responden yang akan diwawancarai harus bersikap jujur, terbuka apa adanya sehingga berceritalah apa yang dirasakan saat itu, apa yang diharapkan nanti dan apa yang diperlukan dari kebijakan pemerintah kepada seluruh dunia usaha,” harapnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Nashrul Wajdi mengungkapkan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan upaya pemerintah untuk menghadirkan data ekonomi yang akurat, lengkap dan mutakhir.
“Data yang berkualitas bukan hanya membantu kita memahami kondisi hari ini, tetapi juga menjadi dasar untuk merancang kebijakan pembangunan di masa depan. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 merupakan investasi penting bagi pembangunan nasional maupun daerah,” kata Nashrul. (adv/habari.id)






