HABARI.ID, PEMPROV I Belum satu periode memimpin Provinsi Gorontalo, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail sudah menjadikan Provinsi Gorontalo sebagai magnet besar di Tanah Air melalui event Nasional PENAS (Pekan Nasional) XVII Petani dan Nelayan 2026.
Prestasi yang diukir Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menjadi sejarah baru di Gorontalo bahkan di Tanah Air. Pasalnya, hanya dalam jangka waktu 45 hari sejak Sabtu (09/05/2026) lalu sampai dengan Selasa (23/06/2026) besok, Gusnar Ismail berhasil mendatangkan Presiden RI Prabowo Subianto dua kali ke Gorontalo.
Pertama meresmikan KNMP (Kampung Nelayan Merah Putih) terletak di Kota Gorontalo pada Sabtu (09/05/2026), kedua menutup event Nasional PENAS XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026.
Menariknya, kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto di Gorontalo menjadi rekor baru di pemerintahannya. Dimana kepastian Presiden RI, Prabowo Subianto ke Gorontalo menyamai rekor Presiden Pertama RI Soekarno dan Presiden Kedua RI Soeharto.
Dalam sejarah mencatat, Presiden pertama RI, Soekarno Hatta pernah dua kali berkunjung ke Gorontalo pertama sekitar 1950 atau 1951, untuk memastikan keamanan dan memperkuat integrasi wilayah pasca kemerdekaan. Pada kunjungan kedua sekitar tahun 1956 atau 1957, Presiden pertam RI ini ke Gorontalo untuk menindak lanjuti terkait pendirian NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Sama halnya dengan Presiden kedua RI, Soaharto yang berkunjung ke Gorontalo sebanyak dua kali. Pertama pada tanggal 27 Oktober 1967 ke Gorontalo, dalam kapasitasnya sebagai pejabat Presiden RI. Kedua di tanggal 24 Desember 1992, Presiden kedua RI meresmikan acara puncak PPN atau Pekan Penghijauan Nasional, dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional di Desa Bonghulawa Kabupaten Gorontalo.
Pantauan habari.id, kepastian Presiden RI, Prabowo Subianto ke Gorontalo nampak dari keberadaan Tim Renpam (Rencana Pengamanan) Presiden RI Prabowo Subianto, tiba di Gorontalo termasuk Biro Pers Kepresidenan Senin (22/06/2026).
Sementara itu Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail Minggu (21/06/2026) malam sampaikan, hari ini protokol istana tiba di Gorontalo.
“Kita tunggu saja sampai besok (Senin.red), kalau protokol istana sudah ada, artinya sudah semakin jelas. Kita doakan terus Pak Presiden RI bisa datang kembali ke Gorontalo. Karena belum cukup dua bulan, Pak Presiden RI bisa datang kembali ke Gorontalo. Ini sebuah perwujudan dan penghargaan kepada seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo,” jelas Gubernur.(bm/habari.id).







