Fikram Geram, Banyak Aleg yang Sering Molor Saat Pelaksanaan Rapat Paripurna

oleh
oleh

HABARI.ID, DEPROV | Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Gorontalo Fikram Salilama, mengajukan usulan agar rapat paripurna selanjutnya digelar di Bandara Djalaludin Gorontalo. Usulan ini disampaikan menyusul seringnya rapat paripurna molor dari jadwal yang telah ditetapkan.

Rapat paripurna ke-145, Senin (24/06/2024) lalu membahas pembicaraan tingkat 1 terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD.Provinsi Gorontalo tahun 2023, seharusnya dimulai pada pukul 10:00 WITA. Namun, rapat tersebut baru bisa dimulai dua jam kemudian, yakni pukul 12:00 WITA, karena banyaknya anggota dewan yang datang terlambat.

banner 468x60

Situasi ini memicu kemarahan Fikram Salilama. Dalam rapat paripurna itu, Fikram langsung menyampaikan kekecewaannya terhadap kedisiplinan para anggota dewan yang sering datang terlambat. “Kami sarankan pimpinan, hal seperti ini jangan dibiasakan, justru ini memalukan. Kami minta kepada badan kehormatan untuk melakukan evaluasi terhadap anggota yang kurang disiplin,” tegas Fikram.

Selain itu, Fikram mengungkapkan bahwa OPD terkait pun harus menunggu kehadiran anggota dewan yang belum datang. Kondisi ini dianggap tidak hanya mempermalukan institusi DPRD, tetapi juga mengganggu kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Fikram menyarankan agar rapat paripurna selanjutnya digelar di Bandara Djalaludin Gorontalo. Usulan ini didasarkan pada kenyataan bahwa banyak anggota dewan yang sangat tepat waktu saat ada agenda perjalanan dinas. “Lain kali pak ketua, paripurna dilakukan di Bandara Djalaludin Gorontalo. Sebab kalau ada perjalanan dinas pukul 9 pagi, mereka datang jam 6 pagi dan sudah ada di bandara,” sindir Fikram.

Pernyataan ini seolah menyoroti prioritas yang diberikan oleh anggota dewan terhadap perjalanan dinas dibandingkan tugas-tugas legislatif mereka di DPRD. Fikram berharap bahwa dengan adanya usulan ini, kedisiplinan anggota dewan bisa ditingkatkan dan rapat-rapat penting bisa berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sebelum pukul 10:00 WITA, diketahui hanya Fikram Salilama dan Yuriko Kamaru yang sudah berada di ruangan paripurna bersama OPD terkait. Kondisi ruangan yang masih kosong menunjukkan kurangnya komitmen sebagian anggota dewan dalam mengikuti agenda resmi DPRD.

banner 468x60

“Kejadian ini masalah serius yang perlu segera ditangani. Kami sarankan pimpinan, badan kehormatan untuk mengevaluasi dan memastikan bahwa anggota dewan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih disiplin dan bertanggung jawab,” tandasnya. (dik/habari.id)

Baca berita kami lainnya di


banner 468x60