HABARI.ID, OLAHRAGA I Belum lama berdiri, cabang olahraga Domino di bawah naungan ORADO atau Federasi Olahraga Domino Nasional, sudah mencetak sejarah baru dalam dunia olahraga baik skala lokal, regional sampai nasional. Dimana dalam sekali menggelar turnamen, diikuti sekitar 20.000 lebih se Indonesia.
Open turnamen dalam rangka memperebutkan Piala Panglima TNI yang digagas ORADO bersama Mabes TNI dan jajaran itu, serentak berlangsung di 32 Provinsi dan 101 kabupaten serta kota se Indonesia yang diikuti sebanyak 115 tim.
Open turnamen Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) ke 81 TNI, yang di gelar Pengprov ORADO Gorontalo berlangsung di Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato.
“Syukur Alhamdulillah, open turnamen ORADO Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke 81 TNI, yang di gelar di Pengprov ORADO Gorontalo diikuti sebanyak 301 tim dari 602 peserta baik itu kabupaten dan kota. Ini sebuah wujud bahwa animo masyarakat begitu tinggi, mencintai olahraga domino,” ujar Ketua Pengprov ORADO Gorontalo, Nurbadri Pakaya, saat di wawancarai awak media Ahad (27/09/2026).
Secara rinci Nurbadri Pakaya sampaikan, sebanyak 602 peserta open turnamen ORADO Piala Panglima TNI yang berlangsung di Pengprov ORADO Gorontalo diantaranya, Kota Gorontalo 91 tim dari 182 peserta. Kemudian dari Kabupaten Bone Bolango 66 tim dari 132 peserta, Kabupaten Gorontalo 64 tim dari 128 peserta dan terakhir Kabupaten Pohuwato 80 tim dari 160 peserta.
“Sebagai Pengprov ORADO Gorontalo, saya dan teman-teman pengurus mengucapkan terima kasih kepada Dandim 1304 Gorontalo, Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo dan Dandim 1313 Pohuwato serta seluruh jajaran Danramil. Karena begitu gigih dan aktif menyukseskan open trunamen Piala Panglima TNI ini, bersama teman-teman dari ORADO Pengda Kota Gorontalo, ORADO Pengda Bone Bolango dan ORADO Pengda Pohuwato,” ungkap Ketua Pengprov ORADO Gorontalo.
Menurut Nurbadri Pakaya, open turnamen Panglima TNI bukan hanya seremonial belaka, tetapi sebuah momentum penting dan strategis bagi ORADO menguatkan pijakannya, untuk melangkah lebih jauh kedepan. Apalagi ORADO sendiri kata Nurbadri Pakaya, sudah terdaftar di KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), termasuk Pengprov ORADO Gorontalo.
“Sinergitas ini akan terus kami jaga dan bangun terus. Bahkan bukan hanya dengan jajaran TNI saja, tetapi semua lembaga dan kalangan dalam rangka membesarkan olahraga domino, yang sangat diminati masyarakat berbagai usia. Apalagi kita ketahui bersama, ORADO sudah secara resmi terdaftar di KONI, termasuk Pengprov ORADO Gorontalo,” terang Nurbadri Pakaya.
Terakhir Nurbadri Pakaya sampaikan, open turnamen Panglima TNI tersebut menjadi salah satu momen penting dalam rangka menjaring calon-calon atlet ORADO, yang siap diikutkan dalam event-event regional, nasional sampai internasional.
“Kami (ORADO.red) benar sudah terdaftar di KONI. Nah hal ini tentu berkaitan juga dengan turnamen yang sekarang kami gelar bersama jajaran TNI. Artinya, momen penting ini menjadi bagian dari kami menjaring calon-calon atlet untuk diikutkan pada event-event skala besar. Misal, ORADO kedepan nanti akan menjadi salah satu peserta pada Pra PON, mengikuti pertandingan eksebisi. Ketika atlet ORADO Gorontalo memberikan hasil yang maksimal, tentu menjadi peluang ORADO Gorontalo mengikuti PON tahun 2028,” paparnya.
Sementara itu Dandim 1304 Gorontalo, Letkol Inf Jon Patar Hasudungan Banjarnahor akui bahwa open turnamen ORADO Piala Panglima TNI, dalam rangka menyambut HUT ke 81 TNI.
“Rangkaian kegiatan pelaksanaan HUT TNI ini sudah banyak kegiatan kita laksanakan. Dari awal kita ada bakti sosial, bakti kesehatan, kemudian ini sekarang kita laksanakan lomba domino,” ujar Jon Patar.
Ia menjelaskan, pelaksanaan turnamen dibagi menjadi dua titik. Di lokasi Kodim 1304 Gorontalo terdapat 91 tim dengan total 182 peserta, sedangkan 66 tim lainnya bertanding di wilayah Suwawa.
“Cukup bagus, cukup ramai karena memang sama-sama kita ketahui ini domino ini adalah olahraga rakyat. Olahraga yang tidak membutuhkan biaya besar, jadi semua orang bisa melaksanakan,” katanya.
“Peserta turnamen tidak hanya berasal dari Kota Gorontalo. Sejumlah klub dari daerah lain juga ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Pihak penyelenggara juga telah menyiapkan hadiah dengan total nilai mencapai Rp10 juta, lengkap dengan trofi bagi pemenang,” timpalnya menutup.(bm/habari.id).






