Breaking News: Senin Aleg Dekot Mulai Serap Aspirasi Rakyat

oleh
kelurahan
Habari.Id
banner 468x60

HABARI.ID, DEKOT I Meski disibukan dengan aktivitas mereka sebagai Calon Anggota Legislatif, tetapi mereka tidak melupakan tanggungjawab mereka sebagai wakil rakyat Kota Gorontalo di Parlemen Andalas.

Ya, benar saja. Tepat Senin (29/01/2024) di ketahui Anggota DPRD Kota Gorontalo akan menggelar reses masa sidang kedua tahun 2024, di seluruh daerah pemilihan.

banner 468x60

Secara terpisah melalui selular Minggu (28/01/2024), sekretaris DPRD Kota Gorontalo, Hi. Nurahman Rais Monoarfa katakan, bahwa mulai Senin besok Anggota DPRD Kota Gorontalo akan menggelar reses.

“Iya benar, bahwa mulai Senin tanggal 29 Januari tahun 2024 sampai dengan Rabu 31 Januari tahun 2024, Anggota DPRD Kota Gorontalo akan menggelar reses masa sidang kedua tahun 2024 ..,”

“Dasar pelaksanaan reses ini tentu Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2014 ..,”

“tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ..,”

“Kemudian, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali ..,”

banner 468x60

“terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Ia jelaskan lagi, agenda reses Anggota DPRD Kota Gorontalo tersebut berbeda dengan kampanye. Sehingga, di tengah kontestasi Pemilu tahun 2024, masyarakat harus bisa membedakan reses dan kampanye.

“Kalau reses ini, dasar pelaksanaannya atas perintah undang-undang dan diwajibkan bagi setiap Anggota Legislatif ..,”

“Sehingga, pelaksanaan reses tersebut telah dianggarkan di DPRD seperti DPRD Kota Gorontalo ..,”

“Berbeda dengan kampanye, dasar pelaksanaannya melalui aturan KPU dan tidak diperbolehkan memberikan uang pengganti transport bagi masyarakat atau udangan ..,”

“Selain itu, jika di kampanye di perbolehkan menggunakan atribut partai politik, maka di reses tidak diwajibkan atau tidak di perbolehkan,” tegasnya.(bnk/habari.id).

Baca berita kami lainnya di