HABARI.ID, PEMPROV | Arus mudik jelang lebaran Idul Fitri 1447 H, semakin padat. Gubernur Gusnar Ismail berharap masyarakat kita memanfaatkan fasilitas transportasi yang telah disiapkan pemerintah untuk lebaran tahun ini. Hal ini diungkapkan gubernur saat meninjau arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo dan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Gorontalo, Sabtu (14/3/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi laut dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam kunjungan tersebut, Gusnar juga meninjau langsung kondisi kapal KM Sabuk Nusantara yang akan membawa penumpang menuju Luwuk.
“Seluruh petugas pada sore hari ini datang meninjau ke KM Sabuk Nusantara yang akan membawa para penumpang ke Luwuk. Alhamdulillah kami sudah mengecek semua kesiapan dalam posisi on dan normal dan siap untuk kapal ini diberangkatkan,” ujar Gusnar saat memberikan himbauan.
Menurutnya, kesiapan transportasi laut menjadi hal penting untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan lancar. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memberikan pelayanan terbaik bagi para penumpang.
“Semoga dalam perjalanan nanti, terutama dalam perjalanan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah ini, seluruh penumpang bisa menikmati perjalanan ini dengan gembira, dengan senang, dan kami mendoakan agar supaya bisa sampai di tujuan dengan selamat dan lancar,” lanjut Gusnar. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan selama berada di atas kapal.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sagita Wartabone mengatakan Posko Terpadu Angkutan Lebaran yang berada di area pelabuhan menyediakan berbagai layanan mulai dari informasi jadwal keberangkatan kapal, informasi cuaca pelayaran, hingga pelayanan keamanan bagi para penumpang. Posko ini diisi berbagai instansi terkait, antara lain KSOP, Polres Gorontalo Kota, Jasa Raharja, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
“Selain pelayanan informasi dan keamanan, posko juga menyediakan fasilitas pengobatan gratis bagi penumpang, pengunjung pelabuhan, hingga para buruh angkut”, kata Sagita. Berdasarkan pantauan di pelabuhan, tingkat keterisian kapal pada masa angkutan lebaran saat ini sudah cukup tinggi karena sebagian besar tiket dibeli secara daring. Meski demikian, masyarakat masih memiliki alternatif menggunakan kapal lain karena terdapat sejumlah kapal yang beroperasi di wilayah Gorontalo maupun pelabuhan sekitar seperti Kwandang, Tilamuta, dan Marisa. (adv/habari.id)






