Realisasi Program Presiden di Gorontalo 93,09%, Gubernur Gusnar Minta Percepatan MBG dan Kopdes Di Daerah

oleh
oleh

HABARI.ID, PEMPROV | Pelaksanaan sembilan program prioritas Presiden di Gorontalo hampir tuntas. Hingga 25 Oktober 2026, realisasinya tembus Rp670,74 miliar atau 93,09 persen. Capaian itu dipaparkan dalam rapat koordinasi evaluasi Triwulan III 2026 yang dipimpin Gubernur Gusnar Ismail di Aula Dulohupa, Gubernuran, Senin (26/10/2026), yang turut dihadiri Sekda Sofian Ibrahim dan Kakanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Gorontalo Arie Suwandani Wiwit Warastuti.

Kepala Kanwil DJPb, Arie, menyebut sejumlah program on track. Sekolah Rakyat bahkan hampir 100 persen, yakni 99,86 persen. Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 81,95 persen atau Rp75,59 miliar dari pagu Rp92,24 miliar. “Belanja K/L dari APBN secara total sudah 80 persen. Kita hanya jaga momentum dua bulan terakhir supaya tetap baik,” kata Arie.

Untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dari 729 koperasi yang sudah berakta, 153 unit fisiknya selesai. Sebanyak 129 unit siap verifikasi dan validasi, dan 51 unit sudah tuntas. Namun beberapa program masih butuh tancap gas. Di antaranya produksi tanaman pangan, revitalisasi sekolah oleh Kemendikdasmen, infrastruktur irigasi, dan pembebasan lahan bendungan.

Arie juga menyebut ada kebijakan efisiensi sisa perjalanan dinas dari Menteri Keuangan. “Bukan mengerem belanja, tapi mengerem yang kurang prioritas dan menggas yang prioritas,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Gusnar menegaskan, sinkronisasi Pemda dan instansi vertikal adalah kunci. Ia minta hambatan segera diidentifikasi dan diputuskan.

Ia secara khusus menyoroti program di kabupaten/kota yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), KDKMP, dan KNMP. Terutama operasional KNMP yang masih lemah. “Sudah bulan Oktober, waktu tinggal dua bulan. Progres harus menggembirakan, jangan sampai terlambat,” tandas Gusnar. (adv/habari.id)

Baca berita kami lainnya di