HABARI.ID I Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan BBM dari Integrated Terminal Gorontalo ke sejumlah SPBU di wilayah Provinsi Gorontalo pada Minggu, 9 Agustus 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, menjaga ketersediaan stok Pertalite, serta mendukung kelancaran pelayanan di SPBU.
Penambahan pasokan menjadi bagian dari langkah penyesuaian distribusi berdasarkan kondisi kebutuhan BBM di lapangan. Pertamina Patra Niaga juga melakukan monitoring secara berkala terhadap posisi stok, realisasi penyaluran, dan perkembangan antrean di seluruh SPBU wilayah Gorontalo.
Untuk SPBU yang berpotensi mengalami peningkatan antrean, Pertamina Patra Niaga mengarahkan pengelola SPBU untuk mengoptimalkan waktu pelayanan dengan membuka operasional lebih awal mulai pukul 05.00 WITA. Pengaturan tersebut diharapkan dapat membagi kepadatan kendaraan dan memberikan waktu pelayanan yang lebih panjang kepada masyarakat.
Pengelolaan antrean di area SPBU turut diperkuat melalui pengaturan marshalling. Petugas diarahkan untuk menjaga arus kendaraan tetap tertib selama proses pengisian sehingga antrean dapat dikelola dengan baik dan tidak menghambat lalu lintas di sekitar SPBU.
Langkah-langkah tersebut dilakukan seiring adanya keluhan masyarakat, termasuk pengemudi bentor, mengenai waktu tunggu pengisian BBM yang cukup panjang di sejumlah SPBU Gorontalo. Pertamina Patra Niaga terus mengevaluasi kondisi penyaluran di lapangan untuk menentukan kebutuhan distribusi dan pelayanan berikutnya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa penguatan pasokan dan pelayanan dilakukan secara dinamis mengikuti perkembangan kebutuhan BBM masyarakat.
“Penambahan pasokan dan penyesuaian operasional SPBU kami lakukan untuk menjaga kelancaran layanan BBM di Gorontalo. Kondisi stok, penyaluran, dan antrean terus kami pantau agar langkah yang diambil dapat menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” ujar Lilik.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak terkait untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM. Masyarakat juga diimbau mengikuti pengaturan antrean dan arahan petugas SPBU selama proses pengisian berlangsung.
Apabila menemukan kendala pelayanan, dugaan penyalahgunaan, atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM, masyarakat dapat menyampaikannya melalui Pertamina Customer Service (PCS) 135 agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku.(bm/habari.id).






