Pani Gold Mine Gandeng BNNP Gorontalo, 150 Karyawan Jalani Tes Urine dan Hasilnya 100 Persen Negatif

oleh

POHUWATO – Pani Gold Mine memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika melalui kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang sosialisasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan operasional Pani Gold Mine, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, peninjauan area operasional tambang melalui site tour, serta deteksi dini berupa pemeriksaan urine terhadap 150 karyawan yang bertugas di area sensitif dan berisiko tinggi (high-risk area).

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh karyawan yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkotika. Dengan demikian, tingkat hasil negatif dalam pemeriksaan tersebut mencapai 100 persen.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pani Gold Mine dalam memperkuat aspek keselamatan dan kesehatan kerja sekaligus mendukung penerapan budaya Zero Harm di seluruh area operasional perusahaan.

Presiden Direktur Pani Gold Mine, Boyke P. Abidin, mengatakan pencegahan penyalahgunaan narkoba merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja, khususnya di lingkungan pertambangan yang memiliki risiko operasional tinggi.

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi merupakan komitmen nyata untuk melindungi karyawan dan keluarga mereka. Di area pertambangan yang memiliki risiko tinggi, setiap pekerja harus berada dalam kondisi sehat, fokus, dan sadar penuh dalam menjalankan pekerjaannya,” ujar Boyke.

Menurutnya, kondisi pekerja yang sehat dan mampu menjalankan tugas dengan penuh kesadaran menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan di area operasional.

“Satu kesalahan kecil dapat menimbulkan dampak yang besar. Bagi kami, budaya Zero Harm tidak hanya tentang mencegah kecelakaan, tetapi juga memastikan tidak ada hal yang dapat membahayakan kesehatan, keselamatan, dan masa depan manusia,” lanjutnya.

Boyke menambahkan, melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan BNNP Gorontalo, Pani Gold Mine ingin membangun lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif.

Kepala BNNP Gorontalo, Brigjen Pol. Sri Bardiyati, S.Sos., M.Si., turut mengapresiasi kerja sama dan komitmen yang dibangun bersama Pani Gold Mine.

“Kami sangat mengapresiasi integritas dan profesionalisme jajaran Pani Gold Mine. Kolaborasi seperti ini sangat strategis dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika,” kata Sri Bardiyati.

Ia juga mengapresiasi hasil deteksi dini yang dilakukan terhadap para pekerja Pani Gold Mine.

“Hasil tes urine hari ini 100 persen negatif. Ini tentu menjadi hal yang baik dan harus terus dipertahankan. Kami berharap komitmen bersama ini dapat terus diwujudkan sehingga para pekerja tetap sehat, produktif, serta dapat membawa semangat hidup bersih dari narkoba ke lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang P2M BNNP Gorontalo, Muchars Daud, S.E., M.AP., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran karyawan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Rangkaian kegiatan hari ini meliputi edukasi pencegahan, deteksi dini melalui tes urine, kunjungan lapangan, dan penandatanganan PKS. Edukasi diberikan dari berbagai perspektif, termasuk hukum, sosial, dan psikologis, sehingga karyawan mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai bahaya narkoba,” jelas Muchars.

Ia berharap edukasi tersebut dapat membantu para pekerja membentengi diri dari penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap upaya pencegahan peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Melalui kerja sama tersebut, Pani Gold Mine dan BNNP Gorontalo berkomitmen untuk menjalankan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika secara berkelanjutan. Upaya tersebut tidak hanya diarahkan pada lingkungan operasional perusahaan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi keluarga karyawan serta masyarakat di Kabupaten Pohuwato dan Provinsi Gorontalo.

Ke depan, kerja sama diharapkan dapat terus dilanjutkan melalui kegiatan edukasi, pencegahan, dan deteksi dini secara berkala. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya kerja yang sehat dan aman serta mendorong kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, baik di tempat kerja maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Baca berita kami lainnya di