Marten Taha Bakal Bertarung pada Pemilu Akan Datang: DPD RI, DPR RI atau Pilgub?

oleh
oleh
Marten Taha saat bersama Rachmat Gobel.(f/istimewa).

HABARI.ID, POLITIK I Pasca Pilgub tahun 2024 Ia sangat jarang bicara soal politik, apalagi tentang pencalonan dirinya pada kontestasi politik akan datang. Tetapi, sebagai akademisi yang mengajar di beberapa perguruan tinggi, tentu Ia tak lupa dengan latar belakang dirinya yang sebenarnya sebagai politisi. Dia siapa lagi kalau bukan Marten Taha, eks Ketua DPRD Provinsi Gorontalo yang juga eks Wali Kota Gorontalo Dua Periode, yang dikabarkan siap bertarung pada Pemilu Legislatif akan datang.

Marten Taha memang salah satu Tokoh Politik Provinsi Gorontalo yang sempat mewarnai kontestasi Pilgub 2024. Kekalahannya pada Pilgub 2024 bukan sebuah kemunduran, sekalipun dirinya saat ini sebagai nonpartisan.

Rekam jejak politik yang Ia ukir lebih dari 30 tahun baik saat di Sulawesi Utara dan Gorontalo, bisa menjadi modal kuat untuk dirinya bertarung pada Pemilu akan datang. Apalagi Marten Taha sendiri, terus memabangun komunikasi politik dengan berbagai kalangan di semua wilayah Provinsi Gorontalo. Termasuk terus memperkuat gerbong yang pernah Ia ciptakan, bernama Sahabat Marten Taha.

Sebagai salah satu politisi senior di Gorontalo, tidak sedikit pengalaman Marten Taha dalam memenangkan kontestasi politik. Bahkan Ia sendiri masih diperhitungkan dalam berbagai kontestasi politik. Pada Pemilu khususnya Pileg akan datang Marten Taha bisa saja bertarung pada Pileg DPD RI, yang sesuai dengan status dirinya sebagai nonpartisan.

Demikian pula pada Pileg DPR RI, Marten Taha bisa saja ikut bertarung apalagi saat ini kuota kursi DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Gorontalo sudah bertambah satu dari tiga menjadi empat. Hal tersebut menjadi peluang Marten Taha, untuk kembali berbakti lebih banyak terhadap masyarakat dan daerah.

Jika Ia maju pada Pileg DPR RI, Marten Taha bisa saja menggunakan kendaraan Partai NasDem, karena kedekatannya dengan Rachmat Gobel. Namun bisa saja menggunakan PSI atau Partai Solidaritas Indonesia, karena sempat diisukan Ia sebagai Ketua PSI.

Atau bisa saja Marten Taha kembali ke Partai Politik yang pernah membesarkannya, yakni Partai Golkar. Bahkan bisa saja Marten Taha memilih Partai Gerindra, sebagai tempat Ia berlabu dari nonpartisan menjadi partisan. Bahkan konon dikabarkan Rachmat Gobel mendukung Marten Taha, kembali bertarung pada Pilgub akan datang.

Lantas, jika Marten Taha serius akan maju pada Pemilu akan datang, apakah Marten Taha akan bertarung di Pileg DPD RI atau DPR RI?. Atau malah memilih bertarung di Pilgub, seperti yang diisukan beberapa waktu lalu. Wallahualam bishawab.(bm/habari.id).

Baca berita kami lainnya di