Kurangnya Kesadaran Guru terhadap Proses Pembelajaran

oleh
Proses Pembelajaran
banner 468x60

MENGAJAR adalah tugas dari seorang guru, yang harus dimiliki oleh guru dalam proses belajar mengajar. Guru sebagai seorang pendidik harus menyiadakan lingkungan yang dapat menyebabkan pertumbuhan serta perkembangan seorang anak agar menjadi optimal.

Guru juga harus menciptakan kesadaran seorang peserta didik tentang hak dan kewajiban mereka. Seorang guru juga harus memiliki keterampilan dalam mengajar sehingga proses pembelajaran yang dilakukan berjalan dengan sangat baik sesuai dengan tujuannya dari awal yang telah dibuat.

banner 468x60

Dan seorang guru juga harus mengarahkan anak, agar memahami isi pembelajaran yang diberikan. Dalam memberikan pembelajaran guru harus membuat anak menjadi lebih baik, agar guru tidak gagal dalam mendidik dan juga membimbing anak sebelum anak memasuki sekolah dasar dan sekolah-sekolah yang lebih tinggi lagi.

Seorang guru mampu dalam mendidik peserta didik dan juga dapat mentransfer pengetahuan yang berguna kelak untuk peserta didik. Sikap dan profesionalisme guru dalam pembelajaran memegang peranan penting dalam mempersiapkan strategis untuk menguasai keterampilan dan keahlian dalam mendidik.

Setiap guru perlu membangkitkan kesadaran untuk memperbaiki dan meningkatkan metode pengajaran agar adanya perubahan dalam membimbing peserta didik untuk menghadapi masa depannya.

Dengan cara ini guru dapat membuat perbandingan gaya mengajar yang diamatinya. Keterampilan mengajar guru merupakan cara yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dalam proses belajar agar komponen dasar pembelajaran memiliki kualitas yang baik.

Sebagai pendidik kegiatan belajar mengajar atau pembelajaran, guru harus berupaya memanfaatkan potensi semangat yang tinggi untuk meningkatkan kualitas pengajaran.

banner 468x60

Slavin (2011:143) menyatakan bahwa pengelolaan ruang kelas atau membuat iklim pembelajaran yang efektif termasuk strategi guru yang digunakan dalam menata ruang kelas yang positif dan produktif.

Mengajar bukanlah hal yang hanya sekedar, tetapi dalam mengajar harus membutuhkan kesadaran dalam melakukannya. Dalam proses pembelajaran seorang guru harus memiliki kesadaran dalam proses pembelajaran yang diberikan.

Pembelajaran dilaksanakan secara sengaja untuk mengubah dan membimbing anak dalam mempelajari sesuatu dalam mengembangkan kreativitas anak.

Saat kami melakukan observasi di salah satu sekolah yang berada di kota gorontalo, kami dapat mengambil permasalahan yang ada disekolah tersebut yaitu tentang kurangnya kesadaran guru terhadap proses pembelajaran.

Dimana pada sekolah tersebut proses pembelajaran yang digunakan sangat baik karena pada kursi mereka diberikan nama masing-masing. Namun dalam proses pembelajarannya tidak di rolling sehingga anak hanya berada ditempat itu saja dan hanya dekat dengan teman-teman yang berada disamping mereka…,

setelah jika ada kursi yang kosong guru mereka menyuruh atau mengarahkan anak-anak untuk duduk di tempat teman mereka yang masih kosong, akan tetapi saat teman mereka datang anak yang duduk pada tempat temannya, yang baru datang tersebut diperintahkan untuk pindah ke tempat duduknya yang sebenarnya.

Menurut kami, itu sangatlah mengganggu proses pembelajaran yang sedang dilaksanakan karena pandangan mereka akan terfokus pada anak yang baru datang, sehingga proses pembelajaran itu berhenti sejenak, mungkin saja anak-anak akan lupa pada pembelajaran yang diberikan sebelumnya.

Sebagai pendidik sudah seharusnya menciptakan suasana belajar mengajar yang berkesan agar tercipta suasana pembelajaran yang kondusif. Oleh karena itu, dari permasalahan di atas solusi yang dapat diambil yaitu :

1. Minat dan penjelasan, seperti yang sudah kita ketahui bahwa penjelasan yang jelas tentang materi yang membuat peserta didik akan merasa tertarik mempelajarinya.

2. Kepedulian dan rasa hormat terhadap peserta didik merupakan ciri guru yang baik. Hal ini sangat penting dalam menghargai dan mempertimbangkan peserta didik dalam membuat proses belajar dan mengajar yang berkesan.

3. Penilaian dan umpan balik yang tepat, membuat umpan balik terhadap hasil kerja peserta didik. Peserta didik akan merasa sangat senang jika guru memberikan evaluasi terhadap hasil karyanya.

Sesuai dengan penjelasan Hugnes (1992, hlm. 99), Menetapkan tugas yang sesuai dan jelas merupakan keterampilan yang sulit tetapi merupakan bagian penting, ini menyiratkan pertanyaan dengan cara yang menuntut bukti pemahaman, penggunaan berbagai teknik untuk menemukan apa yang telah dipelajari oleh anak didik, dan menghindari setiap penilaian yang mengharuskan anak didik untuk menghafal atau hanya untuk memproduksi detail.

4. Memiliki tujuan pembelajaran yang jelas dan tantangan intelektual. Sebelum kegiatan proses belajar mengajar dimulai guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu apa yang akan dipelajari sehingga peserta didik memahami tujuan dari kegiatan tersebut dan juga dalam proses pembelajaran sangat perlu dilaksanakan kegiatan yang menarik sehingga peserta didik dapat terinovasi dan memiliki semangat yang tinggi untuk mempelajarinya.

Penulis : Marsya Cikita, Trisela Lauding, Meriyani Anggowa, Maryam Bilale, Tri Sela Lauding, Sofia K Djafar.

Baca berita kami lainnya di

No More Posts Available.

No more pages to load.