HABARI.ID, PEMPROV I Keseriusan Pemerintah Provinsi Gorontalo menyukseskan program unggulan Pemerintah Pusat, memang tidak main-main. Buktinya selain Pemerintah Provinsi Gorontalo, instansi terkait yakni Dinsosdukcapil (Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Provinsi Gorontalo, memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan program sekolah rakyat di Gorontalo.
Seperti yang dilakoni Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata dan dua Kepala Bidang Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo Selasa (03/02/2026), meninjau langsung aktivitas belajar mengajar di Sekolah Rakyat Rintisan terintegrasi 71 di Kabupaten Boalemo.
“Kami tentunya wajib mengetahui seperti apa dan bagaimana proses belajar mengajar di sekolah rakyat ini, proses pendidikan inklusif yang digabungkan dengan kurikulum nasional, pengembangan bakat dan pembentukan karakter,” ujarnya.
Dari hasil peninjauannya secara langsung aktivitas belajar mengajar di sekolah rakyat itu, Reflin sendiri optimis bahwa sekolah rakyat mampu melahirkan lulusan yang unggul.
Kemudian Ia juga ungkapkan, selain melihat dengan dekat aktivitas belajar mengajar di sekolah rakyat, Ia dan rombongan meninjau proses pembangunan sekolah rakyat di Desa Bongo Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo.
“Pemerintah Pusat telah menganggarkan pembangunan Sekolah Rakyat ini bersumber dari APBN dengan anggaran sebesar Rp 227 miliar lebih. Kami berharap pengerjaan pembangunan sekolah rakyat cepat selesai, sehingga pada Bulan Juli akan datang sudah bisa difungsikan,” pungkasnya.(bm/habari.id).







