HABARI.ID, KAMPUS I Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) meresmikan kerja sama strategis dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Gorontalo melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Oktober 2026, bertempat di SMP N 1 Botupingge.
Agenda penandatanganan PKS tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Kemahasiswaan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Dr. Husin Ali, S.Pd., M.AP.
Sesuai dengan kesepakatan, ruang lingkup kerja sama ini berfokus pada penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat di bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat.
Selain itu, kemitraan ini difokuskan untuk mendukung pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Huyula, termasuk dalam hal pembinaan, pendampingan, pengembangan, serta fasilitasi mahasiswa FK UNG menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).
Wakil Dekan Bidang Umum dan Kemahasiswaan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun integrasi antara dunia pendidikan tinggi dan instansi pendidikan daerah.
“Kerja sama ini menjadi pijakan penting untuk mendorong kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung pada sektor pendidikan. Lebih dari itu, kolaborasi ini memberikan ruang pendampingan yang optimal bagi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi ilmiah hingga tingkat nasional, jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Dr. Husin Ali, S.Pd., M.AP., mengapresiasi kolaborasi kelembagaan ini. Pihaknya berkomitmen untuk mendukung penuh optimalisasi sumber daya demi kemajuan pendidikan, kesehatan lingkungan sekolah, serta pembinaan prestasi mahasiswa di Kawasan Timur Indonesia.
Perjanjian Kerja Sama ini direncanakan berlaku selama tiga tahun ke depan dan diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak SDM unggul serta meningkatkan kualitas pendidikan dan sains secara nasional.(bm/habari.id).






