POHUWATO – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Pohuwato tidak hanya diisi dengan kegiatan edukatif dan hiburan. Sebanyak 42 anak yatim dari jenjang TK PAUD se-Kabupaten Pohuwato menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pohuwato.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pencanangan Hari Anak Nasional yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Libuo, Kecamatan Paguat, Selasa (28/7/2026).
Sebanyak 42 paket perlengkapan sekolah diserahkan langsung Ketua Baznas Kabupaten Pohuwato Mohamad Ruzali Hunowu kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato Arman Mohamad untuk selanjutnya diberikan kepada para penerima.
Penyerahan bantuan disaksikan Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Bunda PAUD Kabupaten Pohuwato Selfi Mbuinga Monoarfa, jajaran pemerintah daerah, guru, orang tua, serta ratusan anak TK PAUD yang mengikuti kegiatan HAN 2026.
Bupati Saipul mengapresiasi kepedulian Baznas terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yatim.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan agar anak-anak semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Pohuwato yang terus konsisten menjalankan program-program kemanusiaan dan pendidikan. Bantuan ini bukan sekadar perlengkapan sekolah, tetapi juga wujud kasih sayang dan perhatian kepada anak-anak kita agar mereka tumbuh dengan penuh semangat, percaya diri, dan terus mengejar cita-citanya,” ujar Saipul.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat untuk memenuhi hak-hak anak.
Saipul menilai anak-anak merupakan bagian penting dari masa depan daerah sehingga perlu mendapatkan pendidikan, perlindungan, serta lingkungan yang aman dan nyaman.
“Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam memenuhi hak-hak anak. Mereka adalah investasi masa depan Kabupaten Pohuwato. Karena itu, mari kita bersama-sama memberikan pendidikan terbaik, perlindungan, serta lingkungan yang aman dan nyaman agar anak-anak tumbuh menjadi generasi unggul yang akan melanjutkan pembangunan daerah ini,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato Arman Mohamad turut menyampaikan apresiasi kepada Baznas atas bantuan yang diberikan.
Menurut Arman, bantuan perlengkapan sekolah tersebut dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk belajar sekaligus membantu meringankan kebutuhan pendidikan yang harus dipenuhi orang tua atau wali.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Pohuwato atas kepedulian yang terus diberikan kepada dunia pendidikan. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak, terutama dalam menumbuhkan semangat belajar sejak usia dini,” ungkap Arman.
Ia berharap sinergi antara Baznas dan pemerintah daerah dapat terus berlanjut dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pohuwato.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pohuwato Mohamad Ruzali Hunowu mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Sebanyak 42 paket perlengkapan sekolah ini kami salurkan kepada 42 anak yatim TK PAUD sebagai bentuk kepedulian Baznas terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak,” tutur Ruzali.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menumbuhkan motivasi anak-anak untuk terus belajar dan meraih prestasi.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat, menambah semangat mereka dalam belajar, serta menjadi motivasi untuk terus meraih prestasi dan menggapai cita-cita di masa depan,” lanjutnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial dalam rangkaian HAN 2026 di Kabupaten Pohuwato. Selain menghadirkan kegiatan edukatif dan hiburan, peringatan HAN tahun ini juga memberikan manfaat langsung bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan pendidikan.






