Menjaga Indonesia

Gaji Tenaga Honorer Pemprov Bakal Setara UMP

HABARI.ID I Honorarium pegawai honorer di lingkup Pemprov Gorontalo bakal disetarakan dan disesuaikan dengan upah minimum provinsi (UMP).

Ini ditegaskan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di hadapan ribuan tenaga honorer di Bandara Djalaluddin, Rabu (12/02/2020).

Tentu saja, penegasan Gubernur sebagai bentuk keberpihakan terhadap upaya menaikkan tingkat kesejahteraan tenaga honorer ini, disambut riuh ribuan pegawai tidak tetap dan guru tidak tetap (PTT/GTT).

Memperjuangkan nasib tenaga honorer ini, dilakukan Gubernur dengan menemui Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Gubernur kemudian meminta kepada pimpinan OPD untuk segera menerbitkan SK pengangkatan tenaga honorer sebagai tindaklanjut dari hasil konsultasi dengan dua Menteri.

Upaya mempertahankan pegawai honorer tersebut, dilakukan Gubernur Gorontalo di tengah kencangnya wacana penghapusan tenaga honorer.

“PTT sudah harus mempersiapkan diri. Karena untuk yang akan datang, diprioritaskan guru-guru dan (tenaga) pelayanan kesehatan …,”

“Dan saya menyampaikan kepada pak Menteri, ‘Pak Menteri, tenaga honorer di Pemprov sudah bekerja dengan tulus dan ikhlas, bekerja profesional dan membantu saya. Maka saya akan mempertahankan mereka (tenaga honorer)’,” kata Gubernur.

Kehadiran ribuan tenaga honorer di Bandara Djalaluddin ini, menjadi bagian dari respon dan reaksi sekaligus apresiasi terhadap upaya yang dilakukan elemen pemerintahan Pemprov Gorontalo dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer.

Agenda konsultasi dengan menemui langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri PAN-RB Cahyo Kumolo yang dilakukan Gubernur baru-baru ini, juga didampingi Sekdaprov dan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo.

Mendapatkan kepastian tentang nasib tenaga honorer ini, menjadi agenda penting karena menyangkut kepentingan publik.(fp/habari.id)