Menjaga Indonesia

Dinamika Jelang Kongres I, Tiga Anak Muda Ini Punya Kans Pimpin IKA UNG

HABARI.ID I Jelang Kongres Pertama Ikatan Keluarga Alumni Universitas Negeri Gorontalo (IKA UNG), mendapat sambutan positif dari para Alumni.

Euforia menyambut ‘perhelatan demokrasi’ para alumni di perguruan tinggi terbesar di Gorontalo ini, mulai muncul dalam sebulan belakangan.

Kegembiraan dan dinamika menjelang Kongres pun muncul. Tak sedikit alumni UNG yang memposting twibbon di berbagai media-media sosial, sebagai bentuk dukungan dan sosialisasi pelaksanaan Kongres I IKA UNG kepada para alumni yang kini tersebar di berbagai wilayah di Nusantara.

Geliat para alumni mempersiapkan organisasi IKA tingkat Jurusan hingga tingkat Fakultas, juga nampak di lingkungan kampus. 

IKA UNG, sebenarnya sudah lama terbentuk. Sejak dari kepemimpinan Antony Karim sampai Roni Imran saat ini melalui penunjukan berdasarkan SK Rektor, belum melalui tahapan pemilihan, baik melalui musyawarah maupun Kongres.

Dan begitu pelaksanaan Kongres I IKA UNG dihembuskan, banyak alumni UNG yang muncul kepermukaan, baik yang berkiprah di dunia politik dan profesional, yang dianggap layak memimpin IKA UNG.

Sebut saja, Nasir Giasi, Dedy Hamzah, Sherman Moridu, Femi Udoki, Paris Jusuf dan Sunaryo Dulanimo.

Punya Reputasi Baik

Belakangan juga muncul para tokoh muda dari internal kampus. Ada tiga orang yang juga dianggap pantas menjadi nahkoda IKA UNG, masing-masing Yakop Machmud, Ardy Wiranata dan Mario Nurkamiden. Ketiga anak muda ini ada di lingkaran Rektor UNG, Dr. Eduart Wolok.

Ketiganya memiliki rekam jejak dan reputasi dan cukup mumpuni mengisi post tersebut. Yakop Mohamad, misalnya. Dia merupakan staf bidang Hukum Rektor UNG, Ketua IKA Fakultas Hukum saat ini dan pernah menjabat Ketua Senat mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial di tahun 2013.

Lalu ada Ardy Wiranata Arsyad. mantan Sekjen BEM di tahun 2014 ini juga merupakan dosen dan staf bidang hukum Rektor UNG.

Terakhir, ada Mario Nurkamiden, Staf Khusus Bidang Informasi dan Hubungan Masyarakat, Juru Bicara Rektor UNG. IA juga pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG tahun 2015 dan menjabat sebagai Sekretaris IKA FSB saat ini.

Ketiganya, dan calon alumni lainnya dari lingkungan kampus, memiliki kans yang sama. Tapi siapa yang lebih pantas memenangkan pertarungan ini, hasil Kongres-lah yang akan menentukan. Kongres I IKA UNG, rencananya akan digelar Maret mendatang. (fp/habari.id)