BTM Harus Tanggungjawab! Upah Cleaning Service Tak Dibayar, Dana Kontrak Telkomsel Tak Tahu Kemana

oleh
oleh
Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo.(f/istimewa).

HABARI.ID, KOTA GORONTALO I Jika di dunia saja tidak amanah, bagaimana mereka mempertanggungjawabkan dana masjid itu di akhirat nanti. Begitulah kondisi saat ini terjadi di tubuh BTM (Badan Takmirul Masjid) Agung Baiturrahim Kota Gorontalo, diduga kuat tidak amanah dalam mengelola dana masjid.

Menariknya, polemik pengelolaan dana Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo ini terus bergulir dan sudah menjadi buah bibir masyarakat umum. Mulai dari dugaan upah cleaning service belum dibayarkan, sampai dengan biaya perbaikan fasilitas rusak di masjid agung yang tak jelas pertanggungjawabannya.

Parahnya lagi, BTM Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo terkesan lepas tangan, kendati persoalan ini menjadi tanggungjawab penuh BTM Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo.

Indikasi dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan Masjid Agung Baiturrahim ini, sempat membuat Wali Kota Gorontalo Hi. Adhan Dambea marah besar. Karena sebagian besar laporan pengelolaan dana Masjid Agung Baiturrahim, tidak ada dokumen administrasinya baik kwitansi dan tanda bukti lainnya.

“Pak Wali sempat marah dengan laporan dana yang mereka masukkan. Ada beberapa pengeluaran yang tidak dibuktikan dengan kwitansi,” ungkap narasumber yang tak ingin disebutkan namanya.

Mencengangkan lagi, pemanfaatan dana kontrak Telkomsel sebesar Rp 225 juta, tidak dimasukkan sebagai laporan oleh BTM Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo kepada Wali Kota Gorontalo.

Tidak adanya laporan atas pengelolaan dana Rp 225 juta itu, sempat membuat Wali Kota Gorontalo marah besar dan mempertanyakan pengelolaan dana tersebut. “Telkomsel ngontrak disitu untuk towernya. Nilai kontraknya kurang lebih Rp 225 juta. Ini diminta Pak Wali, tapi tidak dilampirkan,” ungkapnya.

Kondisi yang tidak baik di tubuh BTM yang diduga menyimpang ini, tidak dibiarkan begitu saja oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Bahkan Orang Nomor Satu di Kota Gorontalo itu, Ia katakan akan melakukan pembenahan BTM mengingat Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo adalah aset Pemda.

“Tentu akan dirombak pengurusnya. Karena itu (Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo.red), adalah aset Pemerintah Kota Gorontalo,” pungkasnya.(bm/habari.id).

Baca berita kami lainnya di