HABARI.ID, KOTA GORONTALO I Setelah melalui proses seleksi, akhirnya tim penilai melahirkan sebanyak 50 santri dan santriwati Binsus (Binaan Khusus), program tahfidz quran dan tilawah mujawwad Baznas Kota Gorontalo.
Kata Ketua Baznas Kota Gorontalo, Husain Rauf, penetapan 50 santri dan santriwati binsus Baznas Kota Gorontalo ini melalui rapat pleno yang dihadiri langsung komisioner Baznas Kota Gorontalo, serta tiga tim seleksi binsus.
“Selain saya sendiri dan komisioner Baznas Kota Gorontalo lainnya, turut hadir dalam rapat pleno tersebut tiga tim seleksi binsus masing-masing K.H Muin Mooduto, H. Wahyudin Mohamad dan H. Mahmud Lanti. Hasil rapat pleno ini dibuatkan berita acara No : 101/BAZNAS/KTG/V/2026,” terang Husain Rauf.
Lanjut Husain Rauf, dari hasil seleksi binsus seperti Kategori Tilawah ada satu santri sukses meraih skor 100, yakni Muamar Hamid. Sementara untuk seleksi binsus kategori tahfidz skor tertinggi lima santri dan santriwati meraih skor 90.
“Dari hasil seleksi binsus ini ada beberapa santri dan santriwati meraih skor sangat baik, seperti adik Muamar Hamid satu-satunya santri meraih skor 100. Akan tetapi, terlepas dari seleksi yang dilaksanakan Baznas Kota Gorontalo, tujuan dari binsus ini untuk memperkuat wawasan, ahlak, adab dan karakter santri dan santriwati,” pungkas Husain.(bm/habari.id).






