Bansos jadi Solusi Pemkab Mojokerto Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan KPM, PKH dan Penyandang Disabilitas

oleh
oleh
foto istimewa.

HABARI.ID, KABUPATEN MOJOKERTO I Pemerintah Kabupaten Mojokerto sampai saat ini, terus memberikan perhatian serius terhadap masyarakat kurang mampu, dan penyandang disabilitas.

Hal ini terlihat dari penyaluran sejumlah paket bantuan sosial diperuntukan bagi KPM (keluarga penerima manfaat), masyarakat terdaftar dalam PKH (program keluarga harapan) dan penyandang disabilitas, Senin (13/07/2026) di Aula Kantor Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto.

Dalam laporan, Kepela Dinsos Kabupaten Mojokerto Try Raharjo sampaikan, penerima manfaat paket bantuan sosial tersebut sebanyak 67 orang. 

“Diantaranya dari Kecamatan Puri, Sooko, Gedeg, dan Trawas sebanyak 19 orang KPM, bantuan peralatan tata boga bagi penyandang disabilitas sebanyak 10 orang dan penerima bantuan kursi roda sebanyak 38 orang atau penerima manfaat,” ujarnya.

Secara rinci Ia sampaikan lagi, bantuan yang diberikan berupa alat usaha yakni penjual pentol diantaranya kompor gas satu unit, tabung gas satu buah, selang kompor, satu unit blender, satu buah dandang dan panci. 

Untuk keminatan khusus kuliner gorengan, mereka mendapatkan satu unit kompor gas, satu buah tabung gas, selang kompor, satu unit blender, wajan dan panci.

Sementara itu untuk keminatan tata boga khusus bagi penyandang disabilitas, diberikan satu unit kompor gas, tabung gas, oven, wajan. Demikian pula dengan keminatan kue kering satu unit kompor gas, tabung gas, selang kompor, panci, oven dan satu unit spatula.

“Kami juga membuka layanan informasi terkait persoalan yang dihadapi masyarakat, yakni melalyi contak person Sang Patiih Kesos yaitu Sarana Pelayanan Hati dan Kasih Sayang terhadap penanganan kesejahteraan sosial, dengan nomor WhatsApp atau nomor telepon: 0812 1112 4799 atau melalui kanal pengaduan lainnya,” jelasnya.

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra sampaikan bahwa penyaluran bantuan untuk masyarakat kurang mampu ini, wujud perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam rangka memenuhi kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan berusaha mensejahterakan masyarakat yang kurang mampu dan rentan, melalui program keluarga harapan yang dalam praktiknya juga mengupayakan peningkatan skill atau kemampuan individu untuk mandiri secara ekonomi agar graduasi atau peningkatan kualitas hidup berjalan secara nyata dan efektif ..,” 

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kemandirian para penerima manfaat sehingga pada waktu pada waktunya mampu berdaya secara ekonomi serta siap melakukan graduasi dari Program Keluarga Harapan. Graduasi itu peningkatan, jadi, tidak selamanya harapan dari pemerintah berada pada desil 1 sampai 4,” jelas gus Barra.(adv/ch4/habari.id).

Baca berita kami lainnya di