Atasi Problem Sosial-Keagamaan, Peran Majelis Taklim Dibutuhkan

oleh
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo bersama Jenderal TNI (Purn), Mulyono disela-sela acara peresmian Masjid Korem 133/NW.[foto_istimewa]

HABARI.ID I Kasus perceraian dan pernikahan dini di wilayah kabupaten Gorontalo diupayakan terus ditekan. Dan untuk melakukan itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo meminta dan berharap kepada Majelis Taklim dapat menjadi salah satu unsur yang dapat menekan timbulnya masalah-masalah sosial ini.

Nelson menuturkan, angka perceraian di kabupaten Gorontalo semakin tinggi. Meski ia sendiri melihat kesadaran masyarakat akan nilai-nilai keagamaan dan juga melakukan aktivitas ibadah juga meningkat.

Pada kesempatan pengukuhan Majelis Taklim Al-Ayman, Nelson meminta kepada seluruh elemen keagamaan untuk lebih proaktif dalam menyiarkan pendidikan agama tentang menciptakan kondisi keluarga yang baik.

“Yang mestinya belum nikah, sudah menikah. Artinya, problem sosial kita ini banyak sekali. Tidak hanya kesejahteraan, tapi juga berkaitan dengan masalah karakter dan perilaku,” ungkap Nelson Pomalingo.

Bupati Gorontalo saat mengukuhkan Majelis Taklim Al Ayman.

Menurutnya element keagamaan dapat menjadi benteng untuk merubah perilaku-perilaku itu. Menurutnya kesadaran religius masyarakat kabupaten Gorontalo sangat besar. Tercatat sejak 4 tahun terakhir, jumlah masyarakat yang menunaikan ibadah haji terus naik. 2019 kemarin, hampir 300 orang yang berangkat.

“Jumlah orang menunaikan ibadah haji, naik. Namun masalah sosial masih saja terjadi. Kondisi ini sebenarnya menuntut adanya peran individu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Nelson yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Gorontalo.

Menurut Nelson semangat membangun masyarakat bukan hanya mengedepankan infrastruktur, melainkan juga akhlak yang berbudi luhur. Membangun darah bukan hanya berdasarkan Ilmu, melainkan juga dengan pondasi agama, yang bertujuan membangun perilaku masyarakat yang madani.(dwi/habari.id)

Baca berita kami lainnya di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.