HABARI.ID, DEPROV | Anggota DPRD Provinsi Gorontalo memantau perkembangan proyek pembangunan ruas jalan Bone Pantai di harinketiga reses persidangan pertama, Jumat (15/11/2024). Jalur selatan Gorontalo ini memang telah menjadi prioritas Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dari beberapa tahun terakhir.
Pekerjaan ruas jalan jalur selatan ini telah dikerjakan mulai tahun 2023 sampai akhir tahun ini. Menurut Faizal Hulukati Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, banjir yang melanda baru-baru ini telah memengaruhi pengerjaan jalan. Beberapa bagian jalan yang sebelumnya berada di tepi jurang dan laut kini telah digeser lebih ke dalam untuk menghindari risiko longsor.
Pantauan di lokasi pembangunan, telah dilakukan pelebaran jalan seperti pemotongan tebing menggunakan alat berat. Menggeser jalan ke arah tebing dilakukan sebagai respon terhadap curah hujan tinggi yang kerap mengakibatkan jalanan putus akibat longsor.
“Mudah-mudahan ke depan tidak ada kendala cuaca yang mengakibatkan keterlambatan pekerjaan, kita berharap sampai akhir tahun ini bisa selesai dan jalur selatan Gorontalo bisa digunakan lagi,” jelas Faizal Hulukati.
Pekerjaan saat ini mencakup pelebaran jalan, dengan rencana pengaspalan segera dilakukan di beberapa titik strategis. Pekerjaan jalan ini sementara dikerjakan dari kawasan wisata Olele sampai ke Taludaa yang merupakan medan ekstrem tebing tinggi dan jurang curam.
“Proyek ini diharapkan tidak hanya memperbaiki aksesibilitas tetapi juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan ketat, proyek ini menjadi harapan besar bagi masyarakat sekitar untuk mendukung mobilitas dan pengembangan wisata serta peningkatan ekonomi,” tandasnya. (dik/habari.id)