HABARI.ID, PEMPROV I Di tengah peresmian pelaksanaan peningkatan Jalan Hos Cokroaminoto Senin (01/06/2026), aktivitas jam operasional Mobil Kontainer turut menjadi pendapat, pertanyaan dan keluhan masyarakat untuk Pemerintah Provinsi Gorontalo, terutama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Seperti disampaikan Atika Tilolango, masyarakat tergabung dalam Aliansi Tanggidaa Menggugat, yang menilai aktivitas Mobil Kontainer mengganggu kenyamanan dan membahayakan pengguna jalan. Bahkan Ia tegaskan, masyarakat tidak menolak Mobil Kontainer melintasi jalan tersebut, namun harus diatur waktu operasionalnya.
“Kalau memang mau lewat sini, silahkan. Tapi ada jamnya. Ini sudah setiap waktu,” kata Atika.
Menurut Atika, keberadaan kontainer yang melintas di kawasan permukiman padat penduduk telah lama menjadi perhatian warga. Ia juga menyinggung adanya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan kontainer sehingga perlu ada langkah antisipasi dari pemerintah.
Menanggapi hal itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyatakan usulan pengaturan jam operasional kontainer merupakan masukan yang baik. Pemerintah akan mengkaji tingkat kepadatan lalu lintas sebelum menetapkan waktu operasional yang tepat.
“Terima kasih atas sarannya, saya terima itu. Nanti Insya Allah kita bahas dulu supaya masyarakat kenyamanan dan keselamatannya terjamin, dunia usaha juga tidak terhambat. Kira-kira begitu boleh ya?,” kata Gusnar.
Ia menegaskan pemerintah akan mencari solusi yang dapat menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat tanpa menghambat aktivitas distribusi barang. Hasil kajian tersebut nantinya menjadi dasar penetapan kebijakan operasional kendaraan kontainer di kawasan Jalan Hos Cokroaminoto.(bm/habari.id).







