Adhan Dambea Pertanyakan Keterlambatan Proyek Kanal Tanggidaa

oleh
banner 468x60

HABARI.ID, DEPROV | Keterlambatan dalam pengerjaan proyek kanal Tanggidaa di Kota Gorontalo telah menimbulkan kontroversi yang mengundang pertanyaan akan tanggung jawab dan integritas pihak terkait. Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Adhan Dambea menyatakan keprihatinannya terhadap situasi ini dan menyoroti urgensi penyelesaian masalah.

Adhan menyebut bahwa proyek kanal Tanggidaa yang didanai oleh anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) itu seharusnya telah selesai pada bulan Maret 2024. Namun, keterlambatan yang terjadi menimbulkan keraguan akan komitmen dan keseriusan pihak terkait dalam menyelesaikan proyek tersebut.

“Keterlambatan ini patut dipertanyakan, terutama mengingat proyek ini memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat Gorontalo. Pertanyaan mengenai tanggung jawab dan integritas pihak terkait harus dijawab dengan jelas,” tegas Adhan, Kamis (21/03/2024) lalu.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo itu bakal terus mengawasi proyek kanal Tanggidaa itu hingga tuntas, bahkan hingga dirinya tidak lagi menjabat sebagai wakil rakyat puncak botu dirinya berkomitmen mengawal pekerjaan tersebut.

“Saya akan terus memastikan bahwa proyek ini diselesaikan dengan baik demi kepentingan masyarakat Gorontalo. Meskipun jabatan sebagai anggota dewan sudah selesai, tapi sebagai masyarakat kota Gorontalo saya memiliki tanggungjawab memonitor perkembangan proyek ini,” ungkapnya.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Aries Ardianto menegaskan bahwa proyek saluran Tanggidaa tetap menjadi prioritas utama bagi pemerintah provinsi. Apalagi proyek ini sangat penting demi kepentingan masyarakat.

Meskipun tersedia anggaran sekitar Rp 4,9 M untuk kelanjutan pekerjaan, Aries mengakui bahwa dana tersebut tidak mencukupi untuk mencapai tujuan akhir proyek di kompleks supermarket di Kota Gorontalo. Namun, Aries menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras untuk menemukan solusi dan mendapatkan dana tambahan yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek ini.

“Pekerjaan ini akan berlanjut nanti di bulan April setelah proses lelang. Bahkan kami sudah meminta pendampingan dari pihak kejaksaan dan LKPP untuk memastikan akan transparansi pekerjaan saluran Tanggidaa,” tandasnya. (dik/habari.id)

Baca berita kami lainnya di