HABARI.ID, KOTA GORONTALO I Usia 289 tahun bukan hanya sebatas angka, untuk sebuah daerah seperti Kota Gorontalo. Tetapi menjadi salah satu simbol kemajuan daerah dan masyarakatnya dari tahun ke tahun. Seperti sekarang ini di era kepemimpinan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, bangkitkan Kota Gorontalo dan pemerintahan daerah dari kondisi minus sampai surplus.
Kondisi Kota Gorontalo dan Pemerintahannya kurang baik saat itu, terlilit hutang puluhan miliar, persoalan dugaan kasus korupsi, fiskal yang memprihatinkan, infrastruktur rusak dan pelayanan publik tidak maksimal, membuat Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel harus bekerja ekstra.
Berbagai kebijakan yang tegas dan terobosan pun dilakukan Adhan dan Indra, mulai dari internal Pemerintahan Kota Gorontalo sampai eksternal pemerintahan daerah. Walhasil, belum genap satu periode Adhan Dambea dan Indra Gobel memimpin Kota Gorontalo, dampaknya sudah dirasakan dan dinkmati masyarakat baik dalam dan luar daerah.
Hutang miliaran teratasi dengan baik, proses dugaan kasus korupsi di tubuh Pemerintah Kota Gorontalo tertangani dengan baik, pertumbuhan ekonomi meningkat signifikan bersamaan dengan pendapatan asli daerah dan masyarakat pun bahagia, karena menikmati infrastruktur sudah tertata dan pelayanan publik yang maksimal.
Upaya dilakukan Wali Kota Gorontalo dan Wakil Wali Kota Gorontalo itu, memberikan dampak baik terhadap penekanan angka kemiskinan di daerah. Berkat komitmen Adhan Dambea dan Indra Gobel, angka kemiskinan di Kota Gorontalo turun 0,43 persen. Bahkan pada triwulan IV tahun 2025, pertumbuhan ekonomi di Kota Gorontalo meingkat signifikan yakni 6,82 persen.
“Struktur perekonomian kita semakin kokoh dengan ditopang oleh sektor perdagangan, jasa, konstruksi, serta transportasi dan pergudangan, yang menegaskan karakter kota gorontalo sebagai kota jasa. perkembangan ini tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong aktivitas ekonomi. Termasuk pemberian ruang dan kesempatan bagi pelaku usaha, khususnya umkm, untuk memanfaatkan ruang-ruang publik sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru ..,”
“Kita menyaksikan bagaimana ruang-ruang kota yang sebelumnya pasif, kini menjadi lebih hidup, produktif, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah dan masyarakat berjalan bersama, maka pembangunan akan menghasilkan dampak yang nyata,” ujarnya.
Selain aspek ekonomi, Adhan katakan kualitas pelayanan publik sampai saat ini terus ditingkatkan. Termasuk pembangunan infrastruktur, penataan kawasan permukiman serta pengurangan kawasan kumuh. Berbagai program yang dilaksanakan merupakan bagian dari komitmen untuk mewujudkan kota yang layak huni, berdaya saing, dan berkelanjutan.
“untuk itu, pada momentum HUT ke 298 ini, saya mengajak seluruh masyarakat kota gorontalo untuk bersama-sama menjadi bagian
dari gerakan membangun kota,” pungkasnya.(bm/habari.id).






