Walikota Adhan : Santri Harus Jadi Generasi Berilmu, Berakhlak dan Berkontribusi

oleh
oleh
Wali Kota Gorontalo, Hi. Adhan Dambea, saat menyerahkan bonus dan tropi kepada seorang peserta peraih juara di STQH ke 28 tingkat Kota Gorontalo.(f/pkpsetda).

HABARI.ID, KOTA GORONTALO I Pemerintah Kota Gorontalo menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 kepada seluruh santri, pimpinan pondok pesantren, para kiai, ustaz, serta keluarga besar pesantren di Kota Gorontalo.

Wali Kota Gorontalo, H. Adhan Dambea, S.Sos., S.H., M.A., menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk menghargai peran santri dalam perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat kontribusi mereka dalam pembangunan Indonesia.

Menurut Adhan, santri memiliki posisi penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga berwawasan luas, berkarakter, disiplin, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.

“Selamat Hari Santri Nasional 2026 kepada seluruh santri, khususnya yang berada di Kota Gorontalo. Semoga momentum ini semakin memperkuat semangat belajar, menjaga akhlak, serta menumbuhkan tekad untuk memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan daerah,” ucap Adhan Dambea.

Ia menegaskan, keberadaan pesantren memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan. Pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter, penanaman nilai-nilai kebangsaan, serta penguatan sikap toleransi dan kepedulian sosial.

Karena itu, Adhan berharap para santri dapat terus mengembangkan kemampuan diri, mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap menjadikan nilai-nilai agama dan akhlak sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari.

“Santri harus mampu menjawab tantangan zaman. Penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan pembentukan akhlak dan karakter. Kita berharap lahir generasi yang cerdas, mandiri, memiliki integritas, dan mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun nasional,” pesan Adhan.

Adhan juga berharap Hari Santri Nasional menjadi penyemangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk semakin menghargai pendidikan pesantren dan mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, berkualitas, serta mampu melahirkan generasi penerus yang unggul.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki moralitas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

“Pemerintah Kota Gorontalo berharap para santri terus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial, menjadi teladan di tengah masyarakat, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kerukunan,” kata Adhan.

Momentum Hari Santri Nasional 2026 pun diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat dalam membangun Kota Gorontalo yang lebih maju, berkarakter, dan berdaya saing.

” Santri hari ini adalah bagian dari masa depan bangsa. Dengan ilmu, akhlak, dan semangat pengabdian, santri diharapkan mampu membawa manfaat bagi masyarakat serta ikut menentukan arah kemajuan Indonesia,” tutup Adhan.(adv).

Baca berita kami lainnya di