HABARI.ID, KOTA GORONTALO I Tiga Anggota Pengganti Antarwaktu (PAW) Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo mengikuti kegiatan Orientasi Tugas (Ortug) yang diselenggarakan oleh KPU RI di Dodik Rindam Jaya, Jakarta.
Ketiga anggota tersebut yakni A. Muhammad Yusuf Aulia Arifuddin (KPU Kota Gorontalo), Kadir Martosono (KPU Kabupaten Gorontalo), dan Toyibin (KPU Kabupaten Pohuwato).
Kegiatan Ortug ini merupakan bagian dari upaya KPU RI dalam melakukan standarisasi kapasitas serta penegakan disiplin kerja bagi jajaran komisioner dan sekretariat KPU di seluruh Indonesia. Kegiatan berlangsung selama lima hari, sejak Minggu hingga Kamis (5–9 April 2026).
Orientasi dibuka langsung oleh Ketua Divisi SDM KPU RI, Parsadaan Harahap, dan turut dihadiri Anggota KPU RI lainnya seperti Idham Holik dan Iffa Rosita, serta jajaran Eselon I dan II Sekretariat Jenderal KPU.
Dalam arahannya, Parsadaan menegaskan bahwa pengelolaan Pemilu dan Pilkada tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan tinggi dan soliditas yang kuat dari seluruh penyelenggara.
“Mengelola Pemilu dan Pilkada bukan hanya soal teknis, tapi soal kedisiplinan tanpa kompromi dan soliditas tanpa batas. Melalui orientasi ini, peserta tidak hanya dilatih keterampilan, tetapi juga ditempa mentalnya untuk menjadi pelayan masyarakat yang tangguh dan adil,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa meskipun tahapan Pemilu dan Pilkada sebelumnya telah selesai, jajaran KPU tidak boleh lengah. Menurutnya, persiapan menuju tahapan Pemilu berikutnya sudah harus mulai dilakukan sejak dini.
“Ada yang berpikir kita sudah selesai Pemilu dan Pilkada, lalu untuk apa orientasi tugas. Jangan berpikir seperti itu, karena kita akan segera masuk ke tahapan Pemilu berikutnya. Ini yang harus kita siapkan dari sekarang,” tegasnya saat memberikan materi, Senin (6/4/2026).
Parsadaan menambahkan, penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu, termasuk dalam memastikan kemurnian suara pemilih.
Sementara itu, pada penutupan kegiatan, Ketua KPU RI Muhammad Afifuddin menegaskan pentingnya kesiapan seluruh jajaran KPU dalam menghadapi Pemilu 2029, terutama dalam hal sosialisasi demokrasi kepada pemilih pemula serta pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.
Di sisi lain, Anggota KPU Kota Gorontalo, A. Muhammad Yusuf Aulia Arifuddin, yang menjadi salah satu peserta Ortug menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPU RI atas kesempatan yang diberikan.
Menurutnya, meskipun berstatus sebagai PAW, kegiatan ini sangat penting sebagai bekal dalam menjalankan tugas ke depan.
“Setiap materi yang diberikan menjadi gambaran penting bagi kami untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu ke depan. Dengan tahapan yang akan dimulai tahun depan, Ortug ini menjadi langkah awal untuk menjalankan tugas secara maksimal,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa nilai utama yang diperoleh dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebatas materi kepemiluan, tetapi juga pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab sebagai penyelenggara.
“Kami tidak hanya belajar materi, tetapi juga ditempa kedisiplinan dan tanggung jawab. Insyaallah bekal ini akan sangat bermanfaat dalam menghadapi tahapan Pemilu yang akan datang,” tandasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota KPU, termasuk yang berstatus PAW, memiliki kesiapan yang matang baik dari sisi kompetensi maupun mentalitas, dalam menyongsong tahapan Pemilu mendatang secara profesional dan berintegritas.(bm/habari.id).







