HABARI.ID, POHUWATO | Harus diakui, Saipul Mbuinga masih terlalu tangguh dan sulit dilawan di Pilkada Pohuwato 2024 mendatang. Para figur yang punya keinginan untuk bertarung melawan Ketua Gerindra Pohuwato itu, nampaknya harus berfikir dua kali. Posisi yang paling aman adalah cukup mendampingi Saipul saja.
Duduk bersanding dengan Saipul jauh lebih mudah dan tidak perlu mengeluarkan energi ekstra ketimbang berhadap-hadapan langsung. Tak heran saat ini, selain Suharsi Igirisa (SMS jilid 2), ada beberapa politisi dan tokoh birokrat senior yang mulai dipasangkan dengan Ka Epo, sapaan akrab Saipul Mbuinga.
Secara hitung-hitungan politik, Cawabup dari Saipul Mbuinga memang akan diuntungkan. Karena setelah dua periode Saipul, Wabuplah yang punya kans kuat untuk maju sebagai the next Bupati Pohuwato. Tapi perlu diingat. Dua kali Pilkada Pohuwato sebelumnya, Wakil Bupati yang maju sebagai Calon Bupati selalu kalah.
Pertama adalah Yusuf Giasi, Wakil Bupati di era Zainudin Hasan ini kalah bertarung dengan Syarif Mbuinga yang waktu itu menjabat sebagai Ketua DPRD Pohuwato. Setelah itu Amin Haras, Wakil Bupati dari Syarif Mbuinga ini gagal melaju ke Pilkada 2020 karena syarat dukungan calon independen yakni dukungan 10 persen dari total DPT belum memenuhi syarat.
Sejarah itu mematahkan prediksi sebagian besar kalangan bahwa wakil bupati punya peluang besar maju Pilkada, setelah masa jabatan 2 periode sang Bupati.(dod/habari.id)