HABARI.ID, KAMPUS I Kabar baik untuk petani jagung di Gorontalo, dari hasil penelitian mahasiswa jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian UNG (Universitas Negeri Gorontalo).
Dimana dari hasil penelitian mahasiswa jurusan agribisnis Fakultas Pertanian UNG, Adeliyan A. Husain, bahwa usaha tani berbasis GAP (Good Agricultural Practices), memiliki potensi lebih unggul daripada konvensional.
“Karena metode GAP, dapat meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen sampai berkalanjutan usaha tani daripada konvensional,” ujar Adeliyan A. Husain.
Penelitian ilmiah miliknya yang berjudul Analisis Perbandingan Usaha Tani Jagung GAP dengan Konvensional di Kecamatan Tilongkabila itu, tentu bukan hanya menambah wawasan petani jagung di Gorontalo. Tetapi turut mencatat prestasi akademik untuk dirinya, terlebih Adeliyan A. Husain sendiri memiliki rekam jejak prestasi di bidang kreativitas dan inovasi mahasiswa.
Yakni Ia tercatat pernah meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tingkat universitas serta pendanaan PKM melalui platform Belmawa (BIMA).
Capaian tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa UNG dalam mengembangkan gagasan kreatif, inovatif, serta aplikatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan sektor pertanian.
Prestasi yang diraih Adeliyan A. Husain mencerminkan kualitas sumber daya mahasiswa Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian UNG tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan penelitian dan pengembangan inovasi.
“Semoga hasil penelitian dan pengalaman program ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pertanian berkelanjutan,” pungkasnya.(bm/habari.id).






