PORBIKAWA Pohuwato Perkuat Regenerasi, 35 Senpai Muda Kantongi DAN 1

oleh

POHUWATO – Perkembangan olahraga karate di Kabupaten Pohuwato terus menunjukkan tren positif. Salah satunya terlihat dari bertambahnya karateka dan senpai muda yang menjadi bagian dari proses regenerasi atlet dan pembina karate di daerah tersebut.

Hal itu terungkap saat Wakil Bupati Pohuwato yang juga Ketua Umum Karate Perguruan Persatuan Olahraga Beladiri Aliran Ishikawa Karate-Do (PORBIKAWA) Kabupaten Pohuwato, H. Iwan S. Adam, S.H., menerima silaturahmi pengurus dan atlet PORBIKAWA di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Minggu (30/8/2026).

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pengurus Cabang PORBIKAWA Pohuwato untuk menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan selama enam bulan terakhir, capaian prestasi atlet, perkembangan pembinaan, serta rencana program yang akan dilaksanakan ke depan.

Rombongan dipimpin Koordinator Sabuk Hitam Wilayah Pohuwato, Masykur Sahlan, S.Pd., Gr., bersama sejumlah atlet dan pengurus.

Dalam pertemuan itu, pengurus memaparkan berbagai perkembangan pembinaan karate di Kabupaten Pohuwato, termasuk capaian atlet dalam sejumlah kejuaraan serta program regenerasi yang terus dilakukan.

Sejak H. Iwan S. Adam dipercaya memimpin PORBIKAWA pada 2023, pembinaan karate di Pohuwato diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan prestasi atlet, tetapi juga memperkuat proses regenerasi karateka dan pembina.

Salah satu capaian yang menjadi bagian dari perkembangan tersebut adalah lahirnya 35 senpai muda pemegang sabuk hitam tingkat DAN 1. Para senpai tersebut berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Pohuwato, di antaranya Kecamatan Marisa, Duhiadaa, dan Popayato.

Selain pengembangan sumber daya manusia, sejumlah atlet PORBIKAWA Pohuwato juga berhasil menorehkan prestasi melalui keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan.

Wakil Bupati Pohuwato H. Iwan S. Adam mengapresiasi kerja keras pengurus, pelatih, senpai, atlet, serta dukungan para orang tua yang selama ini turut mendorong perkembangan karate di Kabupaten Pohuwato.

“Prestasi yang sudah diraih jangan membuat kita cepat puas, tetapi harus menjadi motivasi untuk bekerja dan berlatih lebih keras lagi. Kita ingin membangun karate bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga menyiapkan generasi penerus yang mampu membawa nama baik Pohuwato di tingkat provinsi, nasional, bahkan lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Menurut Iwan, kesinambungan pembinaan menjadi hal penting untuk memastikan perkembangan karate di Pohuwato dapat berlangsung dalam jangka panjang. Karena itu, pembinaan atlet usia muda perlu terus diperkuat.

Ia juga berharap para senpai yang telah mengantongi DAN 1 dapat mengambil peran lebih besar dalam proses regenerasi, baik sebagai pelatih maupun pembina bagi karateka muda di masing-masing wilayah.

“Keberhasilan ini bukan keberhasilan saya pribadi. Ini adalah keberhasilan seluruh keluarga besar PORBIKAWA Kabupaten Pohuwato. Mari kita pertahankan kebersamaan ini dan tingkatkan lagi prestasi karate Pohuwato,” tambahnya.

Ke depan, PORBIKAWA Pohuwato akan terus memperkuat pembinaan melalui peningkatan kualitas atlet dan pelatih, pengembangan dojo, serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi atlet muda untuk mengikuti berbagai kejuaraan.

Pembinaan karate di Pohuwato juga tidak semata-mata diarahkan pada pencapaian prestasi dan perolehan medali. Lebih dari itu, olahraga bela diri tersebut diharapkan menjadi sarana membentuk generasi muda yang disiplin, berani, sportif, bertanggung jawab, dan memiliki karakter yang kuat.

Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, PORBIKAWA Pohuwato menargetkan lahirnya lebih banyak karateka potensial yang mampu berprestasi sekaligus menjadi bagian dari regenerasi karate di daerah, baik di tingkat provinsi, nasional maupun jenjang yang lebih tinggi.

Baca berita kami lainnya di