POHUWATO – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato, Achmad Djuuna, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli 2026 kepada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas.
Penyerahan SK tersebut dilakukan di sela pelaksanaan Apel Korpri tingkat Kabupaten Pohuwato yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Pohuwato, Rabu (17/6/2026).
Selain menerima SK Pensiun, ketiga ASN tersebut juga memperoleh Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik dengan perubahan status pensiun yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pohuwato.
Adapun ASN yang menerima SK Pensiun yakni Nurdin Desei, S.Pd, guru SMP Negeri 3 Paguat, Asira Limalo, S.Pd.I, guru SMP Negeri 1 Duhiadaa, dan Narwati Pakaya, guru SD Negeri 04 Popayato.
Pada kesempatan yang sama, Korpri Kabupaten Pohuwato melalui program Korpri Peduli turut menyerahkan paket sembako kepada 20 tenaga cleaning service yang bertugas di lingkungan Sekretariat Daerah, termasuk di Rumah Jabatan Bupati, Rumah Jabatan Wakil Bupati, dan Rumah Jabatan Sekretaris Daerah.
Dalam sambutannya, Achmad Djuuna menyampaikan ucapan selamat kepada para ASN yang akan memasuki masa pensiun mulai 1 Juli 2026. Ia mengatakan bahwa masa pensiun merupakan tahapan yang pasti dilalui setiap ASN setelah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
“Dengan diserahkannya SK Pensiun ini, maka secara otomatis bapak dan ibu telah mengakhiri tugas sebagai ASN dan memasuki masa yang lebih leluasa karena tidak lagi terikat oleh aturan-aturan kepegawaian. Masa pensiun merupakan tahapan yang pasti akan dijalani oleh setiap ASN,” ujar Achmad.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai abdi negara.
“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama menjadi ASN. Selamat menikmati masa pensiun dan jalani dengan penuh kebahagiaan, terutama dengan lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga,” katanya.
Menurut Achmad, pengabdian para guru yang memasuki masa purna tugas akan menjadi bagian dari sejarah pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Pohuwato. Melalui tangan para pendidik tersebut telah lahir banyak generasi penerus yang berkontribusi bagi masyarakat dan daerah.
“Insyaallah, apa yang telah diajarkan kepada anak-anak didik akan menjadi amal jariyah dan bernilai pahala. Berkat didikan bapak dan ibu, banyak anak-anak yang tumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, maupun daerah,” tambahnya.
Terkait program Korpri Peduli, Achmad memberikan apresiasi kepada pengurus Korpri Kabupaten Pohuwato yang dinilainya telah menunjukkan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan kepada tenaga cleaning service.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kebersamaan dan solidaritas antaranggota Korpri yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Program ini sangat baik karena menghadirkan kepedulian dan kebersamaan. Semoga kegiatan seperti ini terus dijalankan sehingga manfaat dari iuran anggota Korpri dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Achmad berharap program Korpri Peduli dapat terus diperluas sehingga tidak hanya menyasar tenaga cleaning service di lingkungan Sekretariat Daerah, tetapi juga menjangkau petugas kebersihan yang bertugas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pohuwato.
“Setelah di lingkungan Sekretariat Daerah, insyaallah program ini dapat dilanjutkan ke OPD-OPD lainnya sehingga semakin banyak yang merasakan manfaatnya. Selamat kepada Korpri Kabupaten Pohuwato atas program yang sangat baik dan bermanfaat ini,” pungkasnya.







