HABARI.ID, PEMPROV I Pasal 34 ayat (1) UUD (Undang-Undang Dasar) tahun 1945, tentang fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara, benar-benar di implementasikan Pemerintah Provinsi Gorontalo di era kepemimpinan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, dan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie.
Hal ini dibuktikan dengan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo, memulangkan warga Gorontalo terlantar selama 32 tahun di Pulau Jawa.
Selain berdasarkan kepedulian Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap kondisi masyarakat yang terlantar tersebut, upaya yang dilakukan Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo menjadi bagian dari visi misi Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam menjamin kesejahteraan masyarakat.
Seperti disampaikan Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata saat di hubungi terpisah melalui selular Senin (26/01/2026), bahwa pemulangan masyarakat Gorontalo terlantar adalah komitmen Gubernur Gorntalo dan Wakil Gubernur Gorontalo, yang peduli terhadap kondisi masyarakat di rantau.
“Ini adalah wujud komitmen dan perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo, dalam hal ini Bapak Gubernur Gorontalo dan Ibu Wakil Gubernur Gorontalo terhadap kondisi masyarakat Gorontalo di rantau apalagi terlantar. Maka dari itu, kami dari lembaga terkait bergerak cepat melakukan koordinasi dari tingkat daerah sampai ke instansi terkait di Pulau Jawa,” ujarnya.
Menariknya lagi, keterbatasan anggaran di alami Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo tidak menjadi soal demi memulangkan masyarakat Gorontalo yang terlantar di Pulau Jawa.
“Informasi awal, kami terima dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo yang masuk ke TKSK Provinsi Gorontalo. Koordinasi lintas sektor pun kami lakukan, termasuk ke pimpinan ..,”
“Memang saat ini lagi efisiensi anggaran, tetapi demi kepentingan masyarakat apalagi telantar, tentu apapun kami terus upayakan. Syukur Alhamdulillah, masyarakat Gorontalo yang terlantar selama 32 tahun terpisah dari keluarganya, kini bisa berkumpul dengan keluarganya,” pungkasnya.(bm/habari.id).







